Page 67 - 13.PENERAPAN TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ..
P. 67
Penerapan Teori Belajar Kognitif
+ 2 = 10, namun pada struktur kognitif siswa belum ada konsep tersebut, sehingga ia
harus mengubahnya yakni perkalian menjadi penjumlahan berulang.
Contoh lain, jika berdasar pengalaman yang sudah pernah dialami para siswa yaitu
tentang notasi 3 × 1 tablet yang berarti bahwa pada pagi hari makan 1 tablet, pada
siang hari makan 1 tablet, dan pada malam hari makan 1 tablet; sehingga akan ada 1 +
1 + 1 = 3 tablet yang harus dimakan. Maka para siswa diharapkan dapat dengan
mudah mengasimilasi 3 × 2 = 2 + 2 + 2 = 6 dimana notasi 3 × 2 sebagai pengalaman
baru sudah disesuaikan dengan kerangka kognitif yang sudah ada di benak siswa.
Pada waktu itu juga akomodasi dapat terjadi karena sudah terjadi proses perubahan
atau pengembangan kerangka kognitif pada benak si siswa.
Berkait dengan cara atau strategi mana yang akan digunakan, sangat tergantung pada
pengetahuan prasyarat yang dimiliki siswa sendiri beserta pengalamannya. Artinya
para guru tidak dapat memaksakan kehendaknya bagi para siswa untuk menggunakan
salah satu dari dua strategi tersebut. Tidak tertutup kemungkinan bahwa siswa ada
yang memiliki cara sendiri untuk menentukan hasilnya. Contoh lainnya adalah
tentang luas daerah suatu bangun datar berikut ini.
2 l
p
4
Luas daerah bangun datar pada gambar di sebelah kiri ini adalah 8 satuan luas, karena
ada 8 persegi satuan yang dapat dihitung dengan:
1. membilang 1, 2, 3, ... , 8
2. menjumlahkan 2 + 2 + 2 + 2 = 8
3. menjumlahkan 4 + 4 = 8
50

