Page 95 - 129 cover
P. 95
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
Jika terjadi pindah silang.
Fenotip tetua: abu-abu sayap panjang >< hitam sayap pendek
Diagram 5.2 Genotip (2n) G g g g
Fertilisasi didahului peristiwa • • • •
pindah silang ><
• • • •
L l l l
Meiosis dengan :
pindah silang G G g g
• • • •
kromatid
• • • •
L L l l
kromatid yang
mengalami pindah silang
Gamet : G G g g g
• • • • •
><
• • • • •
L , l , L , l , l
Genotip keturunan :
G g G g g g g g
• • • • • • • •
• • • • • • • •
L l , l l , L l , l l
genotip rekombinan
genotip keseluruhan
Dalam suatu eksperimen diperoleh keturunan sebagai berikut.
Fenotip tetua berbadan abu-abu sayap panjang : 965
berbadan hitam sayap pendek : 944
Fenotip rekombinan berbadan hitam sayap panjang : 206
berbadan abu-abu sayap pendek : 185
Kemungkinan pindah silang dan rekombinasi kromosom
berbanding lurus dengan jarak antara dua gen yang terpisah.
Misalnya jarak antara gen O dan P tiga kali lipat jarak antara
gen R dan S. Hal ini berarti, pemisahan pautan antara gen O
dan P melalui pindah silang tiga kali lebih besar daripada pindah
silang antara gen R dan S. Jadi semakin jauh jarak antargen
yang memperbesar kemungkinan pindah silang. Frekuensi
pindah silang dapat dihitung sebagai berikut:
Frekuensi Rekombinasi (FR) =
Jumlah keturunan rekombinan
––––––––––––––––––––––––––– × 100 %
seluruh keturunan
Diskusikan dengan teman
sekelompokmu. = –––––––––––––––––––––– × 100 %
(206 + 185)
Apa perbedaan antara (965 + 944) + (206 + 185)
pautan dan pindah silang = ––––– × 100 %
391
dilihat dari segi frekuensi 2300
dan proses kejadiannya? = 17 %
84

