Page 92 - 129 cover
P. 92

Bab 5 Hereditas dan Mutasi


                   c)   Fenotip warna bunga putih tidak memiliki pigmen
                        antosianin dengan genotip aabb.


                      2.   Polimeri

                        Polimeri terjadi karena dua gen memproduksi bahan yang
                   sama dan menghasilkan fenotip yang sama. Contohnya adalah
                   sifat warna merah pada gandum. Warna merah tersebut
                   dikendalikan oleh pasangan alel dominan resesif yang terdapat
                   pada dua gen yang berbeda lokus. Warna merah akan muncul
                   apabila terdapat alel dominan di salah satu atau kedua lokus.
                   Misalnya, pasangan alel penghasil warna merah pada gambar
                   adalah M  dan m , sedangkan pada lokus lain juga terdapat
                                     1
                             1
                   pasangan alel M  dan m . Jika gandum berkulit merah
                                               2
                                      2
                   (homozigot dominan) disilangkan dengan gandum berkulit
                   putih (homozigot resesif), maka akan menghasilkan fenotip
                   gandum berkulit merah semua. Bila F  disilangkan sesamanya,
                                                         1
                   akan dihasilkan gandum berkulit merah : berkulit putih = 15 : 1.
                                  Tetua (P) :  M M M M   ><  m m m m
                                               1  1  2  2   1  1  2  2
                                               (merah)         (putih)
                                  Gamet    :  M M    ,   m m
                                               1  2    1  2
                                  F1       :  M m   M m
                                               1  1  2  2
                                  Gamet    :  M M , M m , m M , m m
                                               1  2  1  2  1  2  1  2
                                  Kemungkinan persilangan:
                   Tabel 5.4. Kemungkinan Persilangan Dua Sifat Beda
                                    M M         M m          m M         m m
                                      1  2        1  2         1  2        1  2
                                  M M M M     M M M m      M m M M     M m M m
                        M M        1  1  2  2   1  1  2  2  1  1  2  2   1  1  2  2
                         1  2       merah       merah       merah        merah
                                  M M M m     M M m m      M m M m     M m m m
                       M m         1  1  2  2   1  1  2  2  1  1  2  2   1  1  2  2
                         1  2       merah       merah       merah        merah
                                  M m M M     M m M m      m m M M     m m M m
                       m M         1  1  2  2   1  1  2  2  1  1  2  2   1  1  2  2
                         1  2       merah       merah       merah        merah
                                  M m M m     M m m m      m m M m     m m m m
                       m m         1  1  2  2   1  1  2  2  1  1  2  2   1  1  2  2
                         1  2       merah       merah       merah         putih
                        Dari tabel persilangan di atas dapat disimpulkan bahwa
                   dua pasang alel yang berlainan mempengaruhi sifat yang sama,
                   yaitu warna bunga. Pengaruh gen-gen yang mengendalikan
                   warna merah (M  dan M ) bersifat kumulatif, artinya makin
                                             2
                                     1
                   banyak jumlah gen, pengaruhnya makin jelas.










                                                                                                       81
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97