Page 97 - 129 cover
P. 97

Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA


                                                              seks diberi tanda dengan X dan Y,
                                     (pria)       (wanita)
                                                              sedangkan pada heterogametik betina
                                            sel
                                           somatik            diberi tanda dengan Z dan W.
                                                                  Pada homogametik, organisme betina
                                                              akan mengandung dua kromosom seks
                             Pria
                                                              yang sama, yaitu  XX, sedangkan individu
                                                              jantan akan membawa dua kromosom
                                     sperma          telur
                                                              yang berbeda, yaitu XY atau hanya satu
                                                              kromosom X (XO). Organisme betina yang
                                          keturunan           mempunyai kromosom XX, misalnya
                                           (diploid)
                                                              manusia, belalang, dan  Drosophila
                                                              melanogaster. Contoh organisme yang
             Sumber: Image.google.co.id                       belalang jantan adalah XO.
                                                              mempunyai jantan XY adalah Drosophila
                                                              melanogaster  dan manusia, sedangkan

                                                                  Golongan hewan unggas, ngengat
                                                              dan kupu-kupu memiliki sistem
                                                              heterogametik betina, yaitu betina
                                                              berkromosom ZW. Sedangkan, jantan
                                                              memiliki kromosom ZZ.
              Gambar 5.5
              sistem penentuan seks
              berdasarkan kromosom,
              manusia dan belalang mem-   2.   Tingkat Ploidi
              punyai sistem heterogametik   Pada insekta ordo  Hymenoptera  termasuk di dalamnya
              jantan dan pada unggas
              dengan sistem heterogametik  lebah dan semut. Perbedaan jantan dan betina ditentukan oleh
              betina                   perbedaan tingkat ploidi. Lebah jantan memiliki jumlah
                                       kromosom haploid, sedangkan yang betina diploid. Lebah
                                       betina berasal dari sel telur yang dibuahi, sedangkan sel telur
                                       yang tidak dibuahi akan berkembang menjadi lebah jantan.
                                       Lebah jantan membentuk gamet melalui proses mitosis,
                                       sedangkan yang betina melalui meiosis.


                                          3.   Lingkungan
                                            Semua organisme mempunyai gen yang diperlukan untuk
                                       membentuk sistem reproduksi jantan maupun betina. Salah satu
                                       contoh tentang keluwesan perkembangan seks ini terdapat pada
                                       cacing laut Bonellia viridis. Bonellia betina mempunyai badan
             Sumber: Image.google.co.id  hidup sebagai parasit pada saluran reproduksi betina.  Saat
                                       seperti kacang dengan proboscis yang ramping panjang sekitar
                                       satu inci. Cacing jantan bertubuh lebih kecil sebesar protozoa


                                       reproduksi, telur yang telah dibuahi dilepas ke air dan
                                       berkembang menjadi larva yang dapat berenang dengan bebas.
                                       Larva-larva berada di sekitar Bonellia dewasa dan dirangsang

                                       yang bersentuhan dengan proboscis berkembang menjadi cacing
              Gambar 5.6               untuk menempel pada proboscis betina terdekat. Larva-larva
              Bonellia viridis



               86
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102