Page 93 - 129 cover
P. 93
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
3. Epistasis dan Hipostasis
Epistasis dan hipostasis merupakan interaksi yang
berlangsung pada fenotip yang dihasilkan oleh dua gen. Kedua
gen bekerja menghasilkan fenotip yang berbeda, tetapi fenotip
dari salah satu gen yang dominan dapat menutupi penam-
pakan dari fenotip yang dihasilkan oleh gen dominan yang lain
apabila kedua gen hadir bersama. Gen dominan yang menutupi
gen dominan yang lain disebut epistasis, sedangkan gen yang
tertutupi disebut hipostatis. Contoh peristiwa epistasis dan
hipostasis pada tumbuhan adalah pada warna sekam gandum.
Terdapat tiga warna sekam gandum, yaitu hitam, kuning, dan
putih. Pigmen hitam dan pigmen kuning dibentuk oleh dua
gen yang berbeda yang masing-masing dikendalikan oleh
sepasang alel dengan hubungan dominan resesif. Misalnya,
pigmen kuning dikendalikan oleh alel K dan k, dan pigmen
hitam dikendalikan oleh alel H dan h. Jika gandum biji hitam
dominan homozigot dikawinkan dengan gandum biji kuning
dominan homozigot, maka hasil F adalah 100% gandum
1
berkulit hitam. Sedangkan, pada F dihasilkan gandum biji
2
hitam : biji kuning : biji putih = 12 : 3 : 1.
Induk : HHkk × hhKK
(hitam) (kuning)
Gamet : Hk hK
F : HhKk
1
(hitam)
Tabel 5.5. Kemungkinan Kombinasi
HK Hk hK hk
HHKK HHKk HhKK AaBb
HK
hitam hitam hitam hitam
HHKk HHkk HhKk Aabb
Hk
hitam hitam hitam hitam
HhKK HhKk hhKK hhKk
hK
hitam hitam kuning kuning
HhKk Hhkk hhKk hhkk
hk
hitam hitam kuning putih
Dari persilangan di atas dapat diketahui bahwa semua
kombinasi yang mengandung faktor H, fenotipnya adalah
hitam. Kombinasi yang mengandung faktor K tanpa faktor H
menampakkan warna kuning. Sedangkan, kombinasi dua
faktor resesif, yaitu genotip hhkk berfenotip putih.
82

