Page 17 - Buku Kanwil II
P. 17
Membangun BAB
KOMPTENSI KULTURAL III
Kemampuan adaptasi yang baik harus diikuti Dengan demikian, ASN DJPb Wilayah Provinsi Bengkulu
dengan kompetensi kultural yang baik pula. ASN DJPb akan makin mudah membaur dengan masyarakat dan
Wilayah Provinsi Bengkulu harus mempelajari berinteraksi dengan stakeholder untuk membangun
kultur/budaya masyarakat setempat dan menghomarti hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari.
budaya tersebut apabila berbeda dengan budaya daerah Proses adaptasi yang dialami ASN DJPb Wilayah
asalnya. Sebagaimana pepatah terkenal berkata “Dimana Provinsi Bengkulu berlangsung lancar, terbukti dari
bumi dipijak di situ langit dijunjung.” Pepatah tersebut baiknya pola interaksi para pegawai dengan masyarakat,
tepat diarahkan kepada ASN DJPb Wilayah Provinsi kemampuan pegawai untuk melakukan integrasi sosial,
Bengkulu agar selalu dapat menghormati setiap budaya dan fakta bahwa para pegawai dapat membangun
dimana mereka ditempatkan. Para ASN pendatang di kehidupan yang nyaman di lingkungan Provinsi
DJPb Wilayah Provinsi Bengkulu kerap berdiskusi dan Bengkulu. Salah satu contoh adaptasi ini dapat dilihat
bertanya kepada masyarakat dan pegawai lokal dari Kepala Seksi Pencairan Dana KPPN Bengkulu yang
bagaimana budaya disini, mempelajari beberapa berasal dari Sunda namun kini menghabiskan masa-
kosakata bahasa daerah, juga menghadiri kegiatan- masa menjelang pensiun di Bengkulu dengan nyaman.
kegiatan kedaerahan yang digelar untuk dapat lebih Kemudian, terdapat pula seorang pelaksana KPPN Curup
mengenal budaya lokal. Selain itu, bentuk adaptasi yang yang menetap disana. Ada pula salah beberapa pegawai
lain adalah dengan melakukan silaturahmi dengan yang ditugaskan di Bengkulu lantas menikah dengan
pemerintah daerah setempat. Seperti yang dilakukan orang asli Bengkulu. Contoh-contoh tersebut dengan
oleh Kepala KPPN Manna di periode awal jabatan, nyata menggambarkan proses adaptasi yang telah
sebagaimana diamanatkan oleh pimpinan di Kantor dilakukan oleh pegawai KPPN Bengkulu dengan
Pusat, telah mengagendakan dan melaksanakan lingkungan budaya baru.
kunjungan ke ketiga Kabupaten wilayah kerjanya.
16

