Page 5 - 2816-7759-1-SM
P. 5

strategi  bisnis  sebuah  Perusahaan  (Yuvaraj,     aktualisasi  diri  (self  actualization).  Kebutuhan
            2011:2).                                            aktualisasi  merupakan  tingkat  kebutuhan  yang
                   Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja      paling tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan puncak
            adalah  faktor  kemampuan  (ability)  dan  faktor    ini  biasanya  seseorang  bertindak  buka  atas
            motivasi      (motivation).      Davis   dalam      dorongan orang lain, tetapi karena kesadaran dan
            Mangkunegara (2009:67)    merumuskan bahwa :        keinginan  diri  sendiri.  Dalam  kondisi  ini
            1).  Human  Performance  =  Ability  +  Motivation,   seseorang  ingin  memperlihatkan  kemampuan
            kinerja  adalah  hasil  dari  kompetensi  dan       dirinya secara optimal di tempat masing-masing.
            motivasi,  2).  Ability  (Competence)  =  Knowledge         Motivasi  menurut  Chung  &  Megginson
            +  Skill,  Kompetensi  adalah  hasil  perpaduan     dalam  Gomes  (2003:177)  dirumuskan  sebagai
            antara      pengetahuan       tugas       dan       sikap  yang  ditujukan  pada  sasaran.  Motivasi
            tanggungjawabnya  dan  ketrampilan  kerja  yang     berkaitan  dengan  yang  dilakukan  oleh  seseorang
            dimiliki  karyawan,  3).  Motivation  =  Attitude  +   dalam  mengejar  suatu  tujuan  dan  motivasi
            situation sedangkan motivasi terbentuk dari sikap   berkaitan  erat  dengan  kepuasan  kerja  dan
            (attitude)  karyawan  dalam  menghadapi  situasi    performansi pekerjaan.
            kerja di perusahaan (situation).                            Teori  Motivasi  yang  lain  dikemukakan
                                                                oleh  Douglas  McGregor  yang  menjelaskan
            Motivasi Kerja                                      pandangan  nyata  mengenai  manusia,  pandangan
                   Menurut    Rizwan    (2011:216)   yang       pertama  pada  dasarnya  negative  disebut  teori  X,
            mengutip pendapat Locke dan Latham (2004:388)       dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori
            bahwa keefektivitasan motivasi kerja berpengaruh    Y (Robbins, 2008:225), teori dua faktor Herzberg
            terhadap  faktor  internal  dan  eksternal  yang    yaitu  teori  ini  dikemukakan  oleh  Frederick
            membuat karyawan akan lebih bersemangat dalam       Herzberg  dengan  asumsi  bahwa  hubungan
            bekerja.                                            seorang  individu  dengan  pekerjaan  adalah
                   Teori Maslow yang dikutip oleh Sutrisno      mendasar  dan  bahwa  sikap  individu  terhadap
            (2009:132)  mengemukakan  bahwa  kebutuhan          pekerjaan   bisa   sangat   baik   menentukan
            manusia  itu  dapat  diklasifikasikan  kedalam  lima   keberhasilan   atau   kegagalan.   (Robbins,
            hierarki  kebutuhan,  yaitu  sebagai  berikut:  (1)   2008:227).
            Kebutuhan Fisiologis (Physiological). Kebutuhan             Teori      kebutuhan      McClelland
            untuk  mempertahankan  hidup  dari  kematian.        dikemukakan  oleh  David  McClelland  dan
            Kebutuhan  ini  merupakan  tingkat  paling  dasar.   kawan-kawannya.  Teori  ini  berfokus  pada  tiga
            Kebutuhan  ini  berupa  kebutuhan  akan  makan,      kebutuhan, yaitu (Robbins, 2008:230): yaitu (1)
            minum, pakaian, perumahan yang harus dipenuhi        Kebutuhan  pencapaian  (need  for  achievement):
            oleh   seseorang   dalam    upayanya    untuk        Dorongan  untuk  berprestasi  dan  mengungguli,
            mempertahankan diri, keinginan untuk memenuhi        mencapai  standar-standar,  dan  berusaha  keras
            kebutuhan tersebut yang mendorong orang untuk        untuk  berhasil,  (2)  Kebutuhan  akan  kekuatan
            mengerjakan suatu pekerjaan. (2) Kebutuhan rasa      (need  for  power):  kebutuhan  untuk  membuat
            aman  (safety).  setelah  kebutuhan  dasar  terpenuhi   orang  lain  bersikap  sedemikian  rupa  sehingga
            maka      seseorang    berusaha     memenuhi         mereka  tidak  akan  berSikap  sebaliknya,  (3)
            kebutuhannya  yang  lebih  tinggi,  yaitu  kebutuhan   Kebutuhan  hubungan  (need  for  affiliation)  :
            akan  rasa  aman  dan  keselamatan  bagi  dirinya    Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah
            termasuk  keluarganya,  (3)  Kebutuhan  hubungan     dan akrab.
            sosial  (affiliation).  Kebutuhan  sosial  sering  pula      Menurut  Rivai  (2005:456)  Motivasi
            disebut  dengan  needs  atau  affiation  needs.      adalah “dorongan psikologis yang mengarahkan
            Kebutuhan ini merupakan kebutuhan untuk hidup        seseorang  kearah  suatu  tujuan”.  Motivasi
            bersama dengan orang lain. Kebutuhan ini hanya       membuat  keadaan  dalam  diri  individu  muncul,
            dapat  terpenuhi  bersama  masyarakat,  karena       terarah dan mempertahankan Sikap.
            memang orang lainlah yang dapat memenuhinya,
            bukan  diri  sendiri.  Dalam  hidupnya  ia  ingin   Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja
            mempunyai  teman,  mempunyai  kenalan,  dan                Mangkunegara  (2009:61)  menyatakan
            merasa tidak enak bila dikucilkan dari pergaulan,   bahwa  motivasi  terbentuk  dari  sikap  (attitude)
            (4)  Kebutuhan  pengakuan  (Self  esteem).  Setiap   karyawan  dalam  menghadapi  situasi  kerja  di
            orang membutuhkan adanya penghargaan diri dan       perusahaan  (situation).  Motivasi  merupakan
            penghargaan  dari  lingkungannya.  Semakin  tinggi   kondisi  atau  energi  yang  menggerakkan  diri
            status dan kedudukan seseorang dalam perusahaan     karyawan  yang  terarah  atau  tertuju  untuk
            maka  semakin  tinggi  pula  kebutuhan  akan        mencapai  tujuan  organisasi  perusahaan.  Sikap
            prestige  diri  yang  bersangkutan.  (5)  Kebutuhan   mental  karyawan  yang  pro  dan  positif  terhadap


                                                           122
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10