Page 133 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 133
Tentang HE yang Manis
Oleh: Josmartin Peto. M.
R
udy baru saja turun dari kereta api di Stasiun Gambir.
Dia baru saja berangkat dari Bogor untuk mengisi
liburan kuliahnya. Sambil menyandang tas punggung,
dia berdiri di pintu jalan keluar kereta api.
Keadaan ini membuat orang‐orang sulit untuk turun dari
kereta api. Satu per satu mereka menyelip di sisi kiri atau
kanannya. Tiba‐tiba seorang gadis menyelip dengan bergegas
mendorong Rudy secara mendadak. Punggung Rudy terasa
sedikit nyeri setelah bertubrukan dengan gadis tersebut. Rudi
menoleh dan berkata, “He.”
“Hai!” Gadis tersebut tersenyum dan melambaikan
tangan memasuki sebuah mobil.
Rudy termenung sampai si gadis menghilang dari
pandangan. Dia tersadar setelah Jaka menepuk bahunya. Jaka
adalah teman satu kampus di salah satu perguruan tinggi di
Jakarta.
Rasa penasaran Rudy bertambah ketika berada di indekos
Jaka. Tak sengaja dia melihat foto yang dipajang di meja
belajar. Foto Jaka bersama teman‐temannya memakai baju
seragam SMA. Di foto tersebut ada Jaka dengan beberapa
teman lelakinya pada baris belakang dan depan. Di barisan
tengah perempuan, terlihat seseorang yang mirip dengan
gadis yang bertemu di Terminal Gambir tadi siang.
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 121

