Page 134 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 134
Awalnya Rudy beranggapan kalau itu cuma kebetulan. Di
dunia ini ada tujuh manusia yang memiliki kemiripan wajah.
Tetapi, rasa ingin tahunya semakin tinggi.
“Ah, masa ada orang yang memiliki kemiripan wajah
seratus persen? Nanti akan kutanyakan kepada Jaka mengenai
gadis itu,” gumam Rudy.
Dia pun beranjak menuju beranda dan duduk di sofa.
Dalam keadaan tertidur dia dikagetkan oleh suara Jaka dari
luar.
“Assalamualaikum, Bro, tumben tidur‐tiduran?” ucap Jaka
sambil berjalan ke beranda dengan seorang gadis.
“He!” Spontan Rudy berteriak dengan sedikt menunjuk,
“kamu gadis yang di stasiun tadi, ‘kan?”
Gadis tersebut mengangguk dan bertanya denga lembut,
“Ada keperluan apa di sini?”
“Say...say...saya ‘kan mau indekos di sini,” Rudy
menjawab dengan terbata‐bata, “Kebetulan saya sekampus
dengan Jaka, jadi lebih bagus rasanya sekamar dengan teman
kuliah.”
“Kamu ada perlu apa di sini? Kok sama Jaka?” Rudy
bertanya dengan menggebu‐gebu.
Dengan sedikit tertawa si gadis menjawab. “Mas Jaka
‘kan abang kandungku. Ya, wajar saja kalau abang sama
adiknya jalan bareng. Aku mau tinggal di sini juga. Kebetulan
aku diterima di Universitas Indonesia.”
Sambil berdiri Rudy berkata, “Oh ya, kok Jaka tidak
pernah cerita? Kenalkan Rudy Siswanto, panggil saja Rudy.”
122 | 80 Cerpenis MediaGuru

