Page 258 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 258
Bukan Cinta Biasa
Oleh: Sri Purwanti
S terkadang menjengkelkan. Akan tetapi,
umijo seorang laki‐laki berdarah Jawa. Orangnya lucu
dan
ketampanan wajahnya membuat seorang gadis
bernama Romlah kegirangan olehnya. Seakan dia berharap
ingin menjadi pujaan hatinya. Kebetulan mereka bekerja di
kantor yang sama. Setiap hari selalu bercanda di saat jam
istirahat.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Karena sering
bertemu dan bertatap mata, Romlah hatinya selalu berbunga‐
bunga. Memang Sumijo orangnya ramah, murah senyum, dan
tangannya terkadang suka jail. Kejailanya itulah yang
membuat Romlah terkadang tersipu‐sipu.
Romlah sungguh terpesona sama Sumijo sehingga dia
selalu memanjatkan doa di sepertiga malam dengan harapan
dirinya dipersatukan dengan Sumijo. Sabtu siang di saat
kantornya sepi karena teman‐teman mereka keluar untuk
istirahat, mereka tinggal berdua di kantor. Tak disangka‐
sangka Sumijo menarik kursi dan dia duduk di hadapan
Romlah. Sambil memegang kedua tangan Romlah, Sumijo
berkata cinta.
“Romlah, I love you.” Seketika itu hati Romlah seperti
disambar petir yang menggelegar.
246 | 80 Cerpenis MediaGuru

