Page 260 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 260

kantor  lamanya  digantikan  oleh  seorang  gadis  yang  juga
             cantik.
                 Suatu  ketika,  perusahaan  tempat  Sumijo  bekerja
             mengadakan  jalan‐jalan  ke  suatu  tempat.  Beberapa  armada
             pun  diarahkan  untuk  mengangkut  seluruh  karyawan
             perusahaan.  Mendengar  itu,  hati  Romlah  terbakar.  Sumijo
             pun  berada  satu  bus  bersama  Saminem,  gadis  pengganti
             posisinya  di  kantor  lamanya.  Tetiba  mendengar  berita  itu,
             Romlah langsung video call dengan Sumijo.
                 “Mas,  jangan  duduk  sama  Saminem  ya,  pokoknya  tidak
             boleh,  titik.”  Sambil  menampakkan  muka  cemberut  di
             gawainya.
                 ”Iya,  Sayang.  Tenang  saja.  Hatiku  hanya  untukmu
             seorang.”
                 Meski demikian hati Romlah tetap saja masih membara.
             Dia  ingat  saat  dia  bekerja  di  kantor  itu,  dia  selalu  duduk
             bersama  Sumijo.  Sekarang,  mereka  terpisah  oleh  jarak  dan

             waktu. Tak jarang Romlah video call ke Sumijo karena dilanda
             cemburu yang terlalu.
                                         ***
                 Sepulang jalan‐jalan, Sumijo langsung menemui Romlah.
             Tak  lupa  dia  membawakan  buah  tangan  untuk  kekasih
             tercinta.
                 “Romlah,  aku  dengan  Saminem  itu  tidak  ada  apa‐apa.
             Janganlah  kausebut  kalau  aku  cinta  dia.  Tidak  sama  sekali.
             Cintaku hanya untukmu. Kamu bukanlah cinta biasa buatku.
             Ingatlah  untuk  sesuatu  yang  biasa  kausebut  cinta  itu  salah.
             Aku dan Saminem biasa saja.”




             248 | 80 Cerpenis MediaGuru
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265