Page 262 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 262
Pada
Oleh: Sri Siti Rasida
Pada
(Mengenang karib yang terlahir sama)
Aku ingin mengabarkan sesuatu
Padamu. Namun, beningmu tak sampai
Padaku, hingga cerita yang terkabar itu
Terbuang pada lagu‐lagu mimpi tengah malam.
***
B
aru sebait puisi di majalah bulanan ini kubaca. Namun,
cukup menghentakkan diriku begitu hebatnya. Aku
mempunyai sahabat yang entah barantah rimbanya.
Kelahirannya sama persis denganku, hari, tanggal, bulan, dan
tahun. Perhatiannya padaku tak dapat dilukiskan. Sesuatu
memisahkan kami, yang membawa kesalahpahaman. Tetapi
mengapa penulis puisi ini bernama Anis. Sahabat yang
kupunya tak bernama sekalem ini. Namanya cukup simpel,
Ismi, yang kupanggil Mimi.
Sehari ini aku uring‐uringan. Puisi “Pada” benar‐benar
mengganggu pikiranku. Puisi ini pasti milik Mimi. Aku berani
memastikan setelah membaca puisi ini dengan
menghubungkan kemahiran Mimi memainkan aksara. Puisi
“Pada” pasti berhubungan denganku. Aku yakin itu.
250 | 80 Cerpenis MediaGuru

