Page 41 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 41
mempertemukan Kiara dengan Putri. Salah satu siswa di
Kelas XI MIPA 3, kelas binaanya.
Kondisi Putri berbeda dengan siswi lain. Secara tak
sengaja itulah yang menjadi jembatan yang mengeratkan
hubungan mereka. Antara wali kelas dengan anak didiknya.
Kondisi ekonomi yang sangat kekurangan tak membuat Putri
minder. Siswi cerdas itu begitu bersemangat mencapai
mimpinya. Hingga datang suatu masa pandemi
menggugurkan mimpi Putri. Menghempaskannya pada
kondisi yang benar‐benar tak dapat dilaluinya seorang diri.
Kondisi ekonomi yang serbakurang memaksa ibunya
lebih giat mencari nafkah. Wanita yang tak lagi muda itu
menjadi pengemudi ojek online untuk menghidupi dirinya dan
Putri. Jika sebelum pandemi saja kondisi ekonominya sudah
morat‐marit. Apalagi saat ini, semenjak covid‐19 melanda
banyak warga yang membatasi akitivitasnya.
Jelas saja itu berimbas pada pendapatannya. Sebab,
penumpang pengguna ojek berbasis daring itu berkurang
drastis. Terlalu fokus mencari nafkah, keselamatan kerap
diabaikan. Ia menjadi wanita pemberani ketika membelah
jalan demi mengantar penumpang ke tujuannya. Dan itu
harus dibayar mahal dengan taruhan nyawanya yang
melayang sia‐sia.
Putri Lolita gadis manis siswi SMA. Kini kondisinya
mengkhawatirkan. Stres berat menimpanya ketika beban
hidup tak dapat disandang. Hidupnya kini bagai layang‐layang
putus. Mengikuti ke mana angin berembus. Ia belum ikhlas
menerima kenyataan ibunya telah tiada.
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 29

