Page 46 - bk metamorfosis
P. 46

keterampilan  memecahkan  masalah  untuk memilih  dan mengembangkan
            tanggapannya. Tidak hanya dengan cara menghafal tanpa dipikir, keterampilan
            memecahkan masalah memperluas proses berpikir (Pepkin dalam Muslich M,
            2007: 221).
                 Metode pembelajaran  creative  problem solving cocok digunakan dalam
            peningkatan  kemampuan  memecahkan  masalah  karena dalam metode
            pembelajaran ini pengalaman sebelumnya dalam menyelesaikan suatu masalah
            merupakan faktor yang penting dalam menyelesaikan masalah baru yang berbeda,
            disamping faktor minat siswa. Macam-macam pengembangan dari pembelajaran
            problem solving  adalah  metode  pembelajaran  kooperatif,  dan pembelajaran
            berbasis masalah.

            Langkah-langkah Pembelajaran

            Creative Problem Solving


                 Metode  Pembelajaran  creative  problem  solving adalah  suatu  metode
            pembelajaran yang berpusat pada keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti
            dengan  penguatan  kreatifitas.  Ketika  dihadapkan  dengan  situasi  pertanyaan,
            siswa dapat melakukan keterampilan memecahkan masalah untuk memilih dan
            mengembangkan  tanggapannya.  Tidak hanya dengan cara menghafal  tanpa
            dipikir, keterampilan memecahkan masalah memperluas proses berpikir
                 Ada banyak kegiatan yang melibatkan kreatifitas dalam pemecahan masalah
            seperti riset dokumen, pengamatan terhadap lingkungan sekitar, kegiatan yang
            berkaitan dengan ilmu pengetahuan, dan penulisan yang kreatif. Dengan metode
            creative  problem  solving,  siswa dapat  memilih  dan  mengembangkan  ide  dan
            pemikirannya. Berbeda dengan hafalan yang sedikit menggunakan pemikiran,
            creative problem solving justru dapat memperluas proses berpikir.
                 Rini (2014) menjelaskan bahwa Langkah-langkah creative problem solving
            dalam pembelajaran: 1) Klarifikasi masalah, yaitu pemberian penjelasan kepada
            siswa tentang  masalah  yang diajukan,  agar  siswa dapat  memahami  tentang
            penyelesaian yang diharapkan; 2) Pengungkapan gagasan, yaitu siswa dibebaskan
            untuk mengungkapkan gagasan tentang berbagai macam strategi penyelesaian
            masalah; 3) Evaluasi dan seleksi, yaitu setiap kelompok mendiskusikan pendapat-
            pendapat  atau  strategi-strategi  yang  cocok  untuk  menyelesaikan  masalah;
            dan 4) Implementasi,  yaitu  siswa menentukan  strategi  yang dapat  diambil
            untuk menyelesaikan masalah, kemudian menerapkannya sampai menemukan
            penyelesaian dari masalah tersebut. Dengan membiasakan siswa menggunakan
            langkah-langkah  yang  kreatif  dalam  memecahkan  masalah,  diharapkan  dapat
            membantu siswa untuk mengatasi kesulitan dalam belajar.
                 Secara umum fundamental dari pemecahan masalah kreatif adalah
            keseimbangan yang dinamis antara pemikiran divergen dan konvergen. Dalam


        38                                                                  METAMORFOSIS
                                                               Pengembangan Sekolah Model di Bali
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51