Page 10 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 10

CATATAN PENDAHULUAN
                                   SEKAPUR SIRIH




                  Misalnya  peraturan  perundang-undangan    A.  Yang
            dirujuknya adalah Pasal di dalam UUD  yang diamandemen
            pada masa perubahan pertama, maka di dalam konsiderannya
            tidak lagi disebut UUD 1945, melainkan “Putusan MPR-RI tentang
            Perubahan UUD 1945” plus tanggal dan tahun. Begitu seterusnya.
            Bila  pasal  yang  dirujuk  adalah  pasal  yang  diamandemen  pada
            masa perubahan kedua, ketiga dan keempat, disebutkan
            heading-nya menjadi: “Perubahan Kedua UUD 1945”; “Perubahan
            Ketiga UUD 1945”, “Perubahan Keempat UUD 1945” plus tanggal
            dan tahun ditetapkan.
                  Sekarang lihatlah semua produk peraturan perundang-
            undangan hari ini. Pada konsiderannya, semua masih menyebut
            UUD 1945. Bagaimana kita menyebut kecelakaan hukum tata
            negara seperti ini? Inkonstitusional?

                  Inilah yang berulang kali saya diskusikan bersama Susanto
            Polamolo, dan juga rekan-rekan politisi di DPR-RI dan MPR-
            RI. Sebab selain tugas-tugas saya di DPR-RI Komisi I, sebagai
            Anggota Badan Sosialisasi empat Pilar MPR-RI (2014-2019) saya
            juga bertugas memasyarakatkan empat pilar. Di samping itu juga
            mengemban tugas sebagai anggota Panitia Ad Hoc II yang belum
            lama disahkan pada tanggal 16 Agustus 2018 di dalam Sidang
            Tahunan (ST). PAH II bertugas merumuskan materi Tata Tertib dan
            Ketetapan MPR-RI
                  Kembali ke soal Pasal 33. Di antara sejumlah materi-
            materi  yang dibahas di dalam Sidang  Amandemen UUD 1945
            tahun 1999-2002 itu, Bab  XIV  Kesejahteraan Sosial (sesudah
            diamandemen menjadi Bab  XIV  Perekonomian Nasional dan
            Kesejahteraan Sosial) di mana Pasal 33 berada, memang menjadi
            salah satu materi pembahasan yang alot diperdebatkan.




                                        ix
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15