Page 6 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 6
CATATAN PENDAHULUAN
SEKAPUR SIRIH
ERMULA dari diskusi antara saya dengan Susanto
Polamolo, seorang peneliti konstitusi dan sejarah
ketatanegaraan, sekitar dua tahun yang lalu. Waktu
itu saya sengaja mengundangnya untuk datang ke
BJakarta.
Saya membutuhkan pandangannya dari segi konstitusi
terkait RUU Penyiaran yang sedang kami bahas di Komisi I DPR-RI.
Diskusi saya dengan Susanto Polamolo kemudian mengerucut ke
Pasal 33. Kami sama-sama antusias. Pasal tersebut sepenuhnya
merupakan passions politiques saya di satu sisi; juga sebaliknya, di
sisi yang lain, pada aspek konstitusionalnya ada passions disiplin
keilmuan Susanto Polamolo.
Jadi boleh dikatakan saat itu terjadi perjumpaan passions.
Tentu saja perjumpaan yang tak pernah sepi dari “pertengkaran”.
Saya sebagai politisi, dan Susanto Polamolo sebagai seorang
akademikus, seringkali berbenturan baik secara konseptual
maupun ideologis. Tetapi kami justru “merayakan” perbedaan
secara terbuka.
Semenjak diskusi itu kami kemudian intens bertukar
konsep, informasi, dan bersepakat meluangkan waktu untuk
mulai melakukan sesuatu menindaklanjuti diskursus yang sudah
kami mulai pada waktu itu.
Saya dan Susanto Polamolo kemudian berbagi tugas
menyisir sejumlah arsip risalah serta buku terkait sesuai
pembabakan sejarah ketatanegaraan. Susanto Polamolo
yang berdomisili di Jogja itu bahkan harus rela bolak-balik ke
v

