Page 145 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 145

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945

                  memberikan peluang bagi kekuatan ekonomi untuk
                  sekaligus menjadi kekuatan politik.
                        Bagaimana UUD  itu  mengkapling bahwa
                  konsentrasi  kekuatan  ekonomi  itu  boleh-boleh
                  saja asal tidak berlebihan demikian juga dengan
                  konsentrasi kekusaan politik itu boleh-boleh saja
                  tetapi yang tidak boleh adalah bahwa konsentrasi
                  kekuatan politik sekaligus menjadi konsentrasi
                  kekuatan ekonomi karena cenderung korup sekali.
                  Saya kira itu, sumbangan awal dari saya ini baru saya
                  tulis tadi di sini. Jadi, masih tulisan tangan dan pada
                  saatnya akan saya berikan secara tertulis.
                        Terima      kasih,     Wassalamu’alikum
                  Warahmatullahi Wabarakatuh.


                        Pembicara: Prof. Mubyarto (Koordinator TA.
                  Bidang Ekonomi)
                        Saya mohon izin apakah masih boleh kalau
                  ada dari teman kami, masih ada Bu Sri, kalau ada
                  tolong ditambahkan.

                        Pembicara: Dr. Sri Mulyani (TA. Bidang
                  Ekonomi)
                        Terima kasih.
                        Assalamu’alaikum Wr. Wb.
                        Saya barangkali hanya akan menyampaikan
                  karena saya diangkat sebagai Sekretaris di dalam
                  Tim Ahli Ekonomi ini, jadi pandangan ini mungkin
                  lebih merupakan notulasi dari apa yang terjadi tadi
                  malam tanpa interprestasi dari saya sendiri.
                        Di dalam laporan yang saya sampaikan
                  siang hari ini ada tiga bagian, Pertama, sebetulnya



                                       84
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150