Page 150 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 150

DEBAT MENGEMUKA
                               PADA PERUBAHAN KETIGA



                  amandemen UUD 1945. Rasanya kalau dilihat dari
                  track  isinya dan warnanya dari perdebatan tadi
                  malam memang tampaknya untuk jangka waktu
                  2 bulan ini kalau kami diberikan waktu diperlukan
                  pertemuan yang lebih intensif dan kemudian kami
                  bisa keluar dengan suatu pandangan mengenai apa
                  yang perlu dituangkan.
                        Dari awal Pak Mubyarto ingin mengatakan
                  barangkali kita juga perlu untuk mengatakan kalau
                  memang tidak bisa sepakat ya tidak apa-apa. Kita
                  berikan saja karena pada akhirnya keputusan ada
                  pada Majelis yang terhormat.
                        Terima kasih, saya kembalikan pada Bapak
                  Pimpinan Sidang.


                        Pembicara: Prof. Ismail Suny (Ketua Tim
                  Ahli)
                        Dengan menyatakan menyesal pada bidang-
                  bidang lain. Ini karena kesalahan bidang ekonomi
                  yang dalam tempo dua puluh hari, dia hanya bisa
                  melakukan satu kali, jadi dia melanggar tata tertib.
                        Saya perlu memberikan ajaran kepada kawan-
                  kawan. Dia tidak mengikuti cara kerja sebagai
                  anggota DPR yang pernah berpengalaman. Saudara
                  itu baik, Ketua maupun Sekretaris tidak mematuhi
                  cara kerja, Saudara sudah mengirim pada kami hari
                  ini Dr. Adiningsih, tidak ada lagi hak bagi yang lain.
                  Jadi, cara kerja ini lain kali Saudara tidak saya izinkan
                  tetapi ini gambarannya.
                        Jadi, pengalaman sebagai Anggota DPR itu
                  penting, jadi Saudara melanggar cara kerja mestinya



                                       89
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155