Page 146 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 146

DEBAT MENGEMUKA
                               PADA PERUBAHAN KETIGA



                  pada saat kita memandang tugas dari Tim Ahli
                  sendiri  mengenai apakah  perlu kita memang
                  atau apakah diharuskan keluar dengan suatu
                  hasil mengamandemen UUD 1945? Pemikiran
                  itu disampaikan oleh Pak Mubyarto, karena Pak
                  Mubyarto menganggap bahwa UUD 1945 bidang
                  ekonomi barangkali sudah cukup baik, sudah cukup
                  aproved  dan mencukupi di dalam memberikan
                  landasan bagi pengelolaan ekonomi Indonesia saat
                  ini dan yang akan datang.
                        Perkara bahwa apa yang terjadi selama
                  ini lebih merupakan suatu kekurangan di dalam
                  peraturan dan implementasinya, itu yang kira-kira
                  muncul. Jadi, ada pemikiran apakah memang harus
                  keluar dengan suatu  usulan untuk  amandemen,
                  kalau  seandainya  yang  sekarang  ini  pun  sudah
                  dianggap baik.
                        Bagian yang kedua sebenarnya di dalam
                  memandang tugas kami ini Tim Ahli mengatakan
                  bahwa barangkali karena memang sudah ada
                  keputusan dari MPR untuk tetap mempertahankan
                  Pembukaan UUD 1945 yang tadi dikatakan oleh Pak
                  Mubiyarto berisi berbagai tujuan-tujuan mulia dan
                  nafas kehidupan yang ingin mewarnai kehidupan
                  bangsa Indonesia, maka yang diperlukan adalah kita
                  perlu melihat secara lebih detail dengan berbagai
                  elaborasi mengenai sebetulnya apa amanat implisit
                  maupun eksplisit yang ada di dalam Pembukaan
                  UUD 1945 yang relevan  dengan pengelolaan
                  ekonomi nasional.
                        Dalam hal ini, oleh karena itu kita bisa
                  menggunakan pendekatan Pasal demi Pasal atau kata



                                       85
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151