Page 31 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 31

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945

                  berkah, tetapi sekaligus menimbulkan efek negatif
                  berupa  ekses-ekses  pemborosan  dan  inefisiensi,
                  yang akibatnya cukup parah pada periode 7 tahun
                  berikutnya, 1980-1987. Pada periode ini ekonomi
                  Indonesia terus mengalami kemerosotan. Meskipun
                  pada tahun 1981 tingkat pertumbuhan ekonomi mash
                  relative tinggi (7,9% setelah mencapai  puncaknya
                  pada  tahun 1980 (9,9%),  namun  pada tahun  1982
                  pertumbuhan ekonomi merosot tajam menjadi
                  hanya 2,2%. Selama tahun 1980-1985 pertumbuhan
                  ekonomi menurun menjadi hanya rata-rata 4,5%
                  yang berarti jauh di bawah angka 7,5% yang dicapai
                  pada periode bonanza minyak.


                  Karenanya,   pada   bulan   Oktober    tahun   1977,
            sejumlah tokoh dipertemukan dalam sebuah Seminar,
            dengan    tema:   “Penjabaran  Pasal   33   UUD    1945”. 25
             Bung Hatta salah satu  yang hadir di forum tersebut.
            Bung  Hatta  yang telah lama  mengamati  model politik
            perekonomian   yang   diterapkan  oleh  Pemerintah   Orde
            Baru di dalam seminar itu mengajukan kritik tajam.      26


                        Pada masa yang akhir ini negara kita masih
                  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, tetapi politik
                  perekonomian negara di bawah pengaruh teknokrat
                  kita  sekarang,  sering  menyimpang  dari  dasar  itu.
                  Politik liberalisme sering dipakai jadi pedoman.


            25  Penjabaran Pasal 33 UUD 1945, Jakarta: Penerbit Mutiara.
            26  Ibid.., hlm. 33.


                                       xxx
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36