Page 77 - MAJALAH 68
P. 77
SELEBRITIS
pantauannya hal ini akan
mengundang banyak pro & kontra
dari kalangan masyarakat tertentu
yang menyangsikan kredibilitas
mereka sebagai wakil rakyat, “Dari
publik figure pindah ke
pemerintahan kan berat” katanya.
Namun yang jelas dia
mendukung langkah para artis
tersebut untuk dapat menjalankan
tugasnya secara maksimal .kita
harus lihat potensi dan alasan dia
mengapa memilih posisi tersebut.
“Biar nanti rakyat yang menilai
kinerja para artis tersebut,” jelas
nya.
Wanita berdarah Jerman ini,
mengungkapkan dukungannya
kepada teman-teman artis yang
mencalonkan diri, harapannya agar
Puteri Indonesia 2005 mereka sudah mempertimbangkan
keputusan yang diambil dan dapat
dipertanggung jawabkan, sehingga
Nadine Chandrawinata; mereka bisa menjadi bisa
Lebih Concern Bidang penyambung lidah rakyat, “Jadi
caleg bukan untuk mencari
popularitas” ujarnya mantap.
Dia berharap, rekan-rekan artis
Sosial Ketimbang Politik mencontoh aktor luar negeri Arnold
Swarchenegger yang beralih profesi
sebagai Gubernur California. Dia
ertemu dengan sosok studi kuliahnya di jurusan patut dicontoh sebagai salah satu
wanita ini membuat Tim periklanan, “Iya nih, sempet nunda public figure yang sukses terjun ke
Parlementaria terkagum- dulu satu tahun semenjak jadi dunia politik dan pemerintahan, “ Ia
Bkagum. Betapa tidak, Puteri Indonesia” ungkap wanita menjadi orang yang lebih matang,
selain cantik, ramah, dan kelahiran 8 Mei 1984. dengan banyak pengalaman yang
pembawaannya yang bersahaja Ditanya adakah keinginannya dimilikinya jadi jelas arah
wanita ini memiliki segudang menjadi calon legislatif (caleg) tujuannya.” puji Nadine.
prestasi yang gemilang salah DPR, ia hanya mengatakan bahwa Saat ini Nadine Chandrawanita
satunya adalah ketika ia dinobatkan dirinya 2 tahun yang lalu pernah masih konsisten di bidang yang ia
menjadi Puteri Indonesia 2005- ditawari menjadi caleg pada salah geluti sejak lama, yaitu sebagai
Nadine Chandrawinata. satu partai politik. Namun ia entertainer. Iapun mulai merambah
Ditemui di kampusnya menolak, karena menurutnya posisi dalam dunia tulis menulis, terbukti
STIKOM The London School of itu tidak sesuai dengan jati dirinya selama masa dekade ia menjadi
Public Relation Jakarta sesaat “Saya lebih concern dibidang sosial Puteri Indonesia sudah
setelah menyelesaikan bimbingan seperti masalah lingkungan dan meluncurkan 2 buah buku, yakni
skripsi, sambil bercanda ia anak-anak, tidak ke politik karena Pantaskah Aku Mengeluh yang
mengatakan “Tentang politik yah, hati saya gak kesana” tandas wanita menceritakan kisah suka dukanya
waduh berat nih,” ucapnya lirih. yang gemar olah raga menyelam ini. selama menjadi Puteri Indonesia
Suasana mencair ketika ia Menanggapi sejumlah artis yang dan Nadine Labour of Love-
menceritakan pengalaman menjadi calon leglislatif DPR, sebuah buku foto fashionnya yang
pribadinya sebagai Puteri membuat Nadine Chandrawinata sudah diluncurkan di 28 negara.
Indonesia. Setelah menanggalkan turut buka suara. Baginya tidak ada (wd,top)
tugas Puteri Indonesia 2005, masalah untuk jadi wakil rakyat,
akhirnya Nadine Chandrawinata yang penting mereka fokus dalam
tahun ini dapat menyelesaikan menjalankan tugasnya. Menurut
PARLEMENTARIA TH. XXXIX NO. 68 77

