Page 123 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 123

Aristiono Nugroho dkk.
                    pengakuan masyarakat;  menuju kebiasaan baru yang lebih
                    menghargai konsep  fix  boundaries, yaitu  penetapan  batas
                    bidang  tanah  melalui  pengukuran dengan disaksikan oleh
                    tetangga yang berbatasan.

                        Penetapan batas bidang tanah melalui pengukuran, yang
                    disaksikan tetangga batas dapat terjadi, karena kontak sosial
                    (interaksi dan komunikasi) yang intens di kalangan petani. Hal
                    ini dilatar-belakangi oleh kepentingan para petani itu sendiri,
                    untuk menetapkan batas bidang tanah di antara mereka. Saat
                    itulah para petani  saling  memberi pengakuan  letak  bidang
                    tanah, dan saling mendukung penetapan batas bidang tanah
                    melalui pengukuran yang disaksikan tetangga batas.
                  b.  Alasan Penghentian Transmisi

                        Alasan penghentian  transmisi  nilai-nilai  pertanahan
                    masa lalu, yaitu untuk memperoleh kebiasaan baru di bidang
                    pertanahan yang lebih sesuai dengan ketentuan pertanahan
                    masa kini. Oleh karena itu, para petugas kantor pertanahan
                    berupaya mengalihkan  pengetahuan  tentang ketentuan
                    pertanahan dari dirinya kepada para petani.

                        Pengalihan pengetahuan pertanahan,  atau  transmisi
                    nilai-nilai pertanahan dari petugas kantor pertanahan pada
                    para petani,  menimbulkan  reaksi  di  kalangan  para petani.
                    Aksi dan reaksi  merupakan  konsekuensi  logis, dari adanya
                    interaksi para petani  dengan petugas  kantor pertanahan.
                    Interaksi  inilah  yang menjadi media bagi berlangsungnya
                    komunikasi, atau aliran informasi dari masing-masing pihak,
                    untuk berbagi nilai-nilai pertanahan yang difahami. Dengan
                    kata lain, ketika berlangsung  aksi  dari  petugas kantor
                    pertanahan, dan direspon oleh para petani dengan memberi
                    reaksi,  maka sesungguhnya  kedua  pihak  tersebut sedang
                    mengkomunikasikan nilai-nilai pertanahan.
      104                                                                                                                                                    105
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128