Page 128 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 128
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
Sertipikat hak atas tanah merupakan bukti keunggulan
nilai-nilai pertanahan masa kini, dan sekaligus sebagai alasan
bagi perlunya penghentian transmisi nilai-nilai pertanahan
masa lalu. Penghentian dilakukan secara bertahap, agar
tidak menimbulkan keresahan di kalangan petani. Secara
perlahan nilai-nilai pertanahan masa lalu yang tidak relevan,
atau bertentangan dengan nilai-nilai pertanahan masa
kini ditinggalkan oleh para petani. Sebagai penggantinya
digunakan nilai-nilai pertanahan masa kini, meskipun
dengan melakukan penyesuaian seperlunya.
Pergumulan para petani dengan nilai-nilai pertanahan
masa kini, bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Bagi
dirinya, pergumulan itu semakin menguatkan pemahaman
tentang perlunya meninggalkan nilai-nilai pertanahan masa
lalu, yang selanjutnya pemahaman ini ditransmisikan kepada
petani lain. Dengan demikian nilai-nilai pertanahan masa
lalu yang dianut oleh kelompok tani semakin melemah,
dan lebih melemah lagi pada tingkat gabungan kelompok
tani. Sebaliknya, nilai-nilai pertanahan masa kini semakin
menguat di kalangan petani, kelompok tani, dan gabungan
kelompok tani. Penguatan nilai-nilai pertanahan masa kini BAB III
di kalangan petani memberi peluang bagi munculnya pola
pikir yang lebih modern, seperti perubahan dari pertanian
konvensional menjadi pertanian koperatif (cooperative
farming), yang dapat berkembang lagi menjadi pertanian
korporatif (corporative farming).
Peluang perubahan pertanian. yang dihadirkan
oleh penguatan nilai-nilai pertanahan masa kini tidak
mengabaikan kepentingan individu dan kelompok petani.
Sebaliknya, penguatan nilai-nilai pertanahan masa kini
membangun situasi dan kondisi harmoni bagi pemenuhan
108 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 109

