Page 151 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 151

Aristiono Nugroho dkk.
                        Kelanjutan nilai-nilai  pertanahan yang berlangsung di
                    desa mewujud sebagai bentuk penyesuaian evolutif terhadap
                    perubahan  bentang  sosial  dan ekonomi.  Penyesuaian
                    evolutif bermanfaat dalam merubah mindset dan cultural-set
                    petani, tanpa menimbulkan konflik yang berarti. Perubahan
                    terpenting dalam  mindset dan  cultural-set  petani adalah
                    kemampuan mereka berkontribusi  bagi  perkembangan
                    masyarakat  desa  secara  keseluruhan.  Kemampuan  para
                    petani berkontribusi dapat dimaknai sebagai tindakan sosial
                    (social act) yang berada dalam koridor struktur sosial yang
                    telah lama terbentuk di desa. Tindakan sosial petani meliputi
                    kesediaan saling mengakui penguasaan dan pemilikan tanah,
                    dan  mendukung pembuktiannya  melalui penerapan  asas
                    contradictoir delimitatie.
                        Kesediaan saling mengakui penguasaan dan pemilikan
                    tanah merupakan bentuk kelanjutan  sebagian nilai-nilai
                    pertanahan masa lalu. Secara umum hal ini diperkenankan,
                    karena ada sebagian nilai-nilai pertanahan masa lalu, yang
                    relevan  dan mendukung  nilai-nilai  pertanahan masa kini.
                    Pengakuan hak atas tanah (general boundaries) merupakan
                    salah  satu nilai-nilai  pertanahan masa lalu,  yang masih
                    relevan dan mendukung nilai-nilai pertanahan masa kini.

                        Berbekal pengakuan hak atas tanah dari tetangga batas
                    dan masyarakat sekitar, maka suatu bidang tanah dapat diukur
                    (fix boundaries). Inilah fakta penguatan sistem pembuktian hak
                    atas tanah, yang memadukan sebagian nilai-nilai pertanahan
                    masa lalu  dengan nilai-nilai  pertanahan masa kini. Dengan
                    demikian  sistem  pembuktian hak  atas  tanah berdasarkan
                    nilai-nilai pertanahan masa kini bersifat operasional, karena
                    memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai pertanahan masa lalu
                    yang telah lama dipraktekkan oleh para petani.


      132                                                                                                                                                    133
   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156