Page 156 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 156
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
berlangsung, karena adanya interaksi yang harmoni antar
petani, dan antara petani dengan perangkat desa.
e. Pelaksanaan Transmisi
Transmisi nilai-nilai pertanahan masa kini pada awalnya
disampaikan oleh petugas kantor pertanahan kepada
perangkat desa dan tokoh-tokoh petani. Kemudian petugas
kantor pertanahan menyampaikan nilai-nilai tersebut
kepada para petani, dengan dibantu oleh perangkat desa
dan tokoh petani yang telah menerima nilai-nilai tersebut
terlebih dahulu.
Bantuan dari perangkat desa dan tokoh petani dalam
transmisi nilai-nilai pertanahan masa kini kepada para petani,
lebih terorganisir di Desa Banjarpanjang saat pelaksanaan
PRONA. Hal ini terlihat secara nyata saat Panitia PRONA Desa
Banjarpanjang menjalankan tugas dan fungsinya, memberi
penjelasan tentang cara pengurusan sertipikat hak atas tanah
kepada petani. Secara real, tugas dan fungsi itu dilaksanakan
oleh para tokoh petani, yang tergabung dalam Panitia
PRONA Desa Banjarpanjang. Uniknya, dalam pelaksanaan
tugas dan fungsinya, Panitia PRONA Desa Banjarpanjang BAB III
mendapat dukungan dari para perangkat desa. Oleh karena
itu, perangkat desa juga berpartisipasi memberi penjelasan
kepada para petani, tentang nilai-nilai pertanahan masa kini.
Para petani, perangkat desa, dan tokoh petani merupakan
pihak-pihak yang penting dalam transmisi nilai-nilai
pertanahan masa kini, yang dilakukan oleh para petugas kantor
pertanahan. Klasifikasi sosial dilakukan oleh para petugas
kantor pertanahan, untuk memudahkan pengelompokan
bagi orang-orang yang bersinergi mendukung transmisi
nilai-nilai pertanahan masa kini. Para petani adalah pihak
yang menjadi sasaran utama, sedangkan para perangkat desa
136 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 137

