Page 160 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 160
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
b. Prasyarat Perlindungan Kepemilikan Tanah
Perlindungan kepemilikan tanah dapat dilakukan para
petani, karena adat atau tradisi yang berlangsung sejak lama
memungkinkan hal itu. Secara sosial diketahui, bahwa para
petani pemilik tanah sejak lama mendapat pengakuan dari
para tetangga batas. Pengakuan ini bahkan meluas, ketika
para petani atau anggota masyarakat lainnya yang tidak
berbatasan langsung turut memberi pengakuan. Bahkan
akhirnya pemerintah desa turut memperkuat pengakuan
tersebut dengan melakukan tindakan administratif. Dengan
kata lain pengakuan beberapa pihak, merupakan salah satu
prasyarat bagi diperolehnya perlindungan kepemilikan
tanah.
Perlindungan kepemilikan tanah bagi para petani perlu
dilakukan dengan cara sertipikasi hak atas tanahnya. Sikap
semacam ini berguna untuk membantu petani menghadapi
demokratisasi, yang dimaknai telah membuka kesempatan
terjadinya persaingan bebas. Selain itu, demokratisasi
dilengkapi dengan industrialisasi, yang membawa dampak
berupa masuknya berbagai tawaran kepada petani, agar BAB III
bersedia menyerahkan hak atas tanah kepada investor.
Demokratisasi dan industrialisasi menyentuh petani dengan
“lembut”, untuk menghasilkan konsensus. Bila petani kurang
berhati-hati ia segera akan kehilangan tanahnya secara
sukarela atau suka sama suka.
Agar tidak mudah kehilangan tanahnya petani perlu
memahami arti penting tanah bagi hidup dan kehidupan diri
serta keluarganya. Ia harus mempertahankan tanahnya secara
terus menerus, seraya memperkuat pembuktian atas klaim
yang diajukannya. Untuk itu pengakuan para tetangga batas,
masyarakat, dan pemerintah desa merupakan kekuatan sosial
140 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 141

