Page 164 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 164
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
c. Prospek Perlindungan Kepemilikan Tanah
Perlindungan kepemilikan tanah di kalangan petani
memiliki prospek yang baik, karena bidang-bidang tanah
semakin hari semakin penting bagi para petani. Sekretaris Desa
Cepoko, tahun 2006-2015 (Suwarno D.) menjelaskan, bahwa
bagi para petani perlindungan kepemilikan tanah merupakan
sesuatu yang penting. Suwarno D. mengungkapkan, bahwa
para petani di Desa Cepoko, bila telah membeli tanah,
langsung mengurus balik nama sertipikat hak atas tanahnya;
atau bila tanahnya belum bersertipikat, maka ia mengurus
sertipikat tersebut.
Pengurusan sertipikat atau sertipikasi hak atas tanah,
adalah salah satu upaya petani untuk melindungi tanahnya.
Tindakan ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya
pertikaian (konflik) perebutan bidang tanah pada masa yang
akan datang. Bila bidang tanah tidak segera disertipikasi, maka
ia berpeluang diserobot atau direbut oleh orang lain. Saat
itulah terjadi pertikaian antara petani pemilik tanah dengan
orang lain yang akan menyerobot tanahnya. Pertikaian antara
para petani pemilik tanah dengan orang lain yang menyerobot BAB III
tanahnya merupakan bentuk pertentangan kepentingan,
yang selanjutnya menciptakan ketidak-teraturan sosial
(social disorder). Untuk mengatasi hal itu, maka dibutuhkan
konsensus sebagai ikatan pemersatu, dengan memberi
kesempatan berlakunya nilai-nilai pertanahan masa kini.
Peluang terjadinya pertikaian bila bidang tanah tidak
segera disertipikasi memberi makna yang semakin penting
bagi sebidang tanah. Hari demi hari, seiring berjalannya
waktu dan makna penting bidang tanah bagi petani, maka
sertipikasi hak atas tanah semakin kuat dipandang sebagai
solusi yang tepat. Sementara itu, makna bidang tanah
144 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 145

