Page 168 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 168
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
Dukungan penuh pemerintah desa (perangkat desa)
terhadap petani dalam melindungi kepemilikan tanah,
merupakan fakta sosial yang tak terbantahkan. Para petani
bersemangat mensertipikatkan hak atas tanahnya, juga
karena keberhasilan petugas kantor pertanahan melakukan
transmisi nilai-nilai pertanahan masa kini. Keberhasilan
transmisi ini memperlihatkan keunggulan petani, sebagai
berikut: (1) Tiap petani adalah bagian dari masyarakat
yang terus berkembang, dan mempunyai organisasi yang
terstruktur baik, yang mempengaruhi petani agar mampu
menerima nilai-nilai pertanahan masa kini; (2) Pada awalnya
transmisi merupakan hal yang berada di luar diri petani,
tetapi melalui ikhtiar petugas kantor pertanahan, maka
transmisi menjadi bagian dari diri petani; (3) Selanjutnya
melalui internalisasi, maka nilai-nilai pertanahan masa kini
menjadi identitas petani.
Dengan kata lain upaya petani melindungi kepemilikan
tanahnya merupakan dampak dari terjadinya internalisasi
nilai-nilai pertanahan masa kini, yang secara kasat mata
lalu mewujud dalam bentuk sertipikasi hak atas tanah.
Internalisasi nilai-nilai pertanahan masa kini berlangsung BAB III
secara sistematis, terutama melalui penghentian sebagian
besar nilai-nilai pertanahan masa lalu, dan menyerap sebagian
lainnya sepanjang sesuai dengan nilai-nilai pertanahan masa
kini. Pada akhirnya, nilai-nilai pertanahan masa kini mampu
bersemayam dalam pikiran dan menjadi mindset, serta
lambat laun menjadi cultural-set para petani.
Nilai-nilai pertanahan masa kini menjadi tradisi, yang
hidup dan berkembang di kalangan petani. Sebagai sebuah
tradisi, maka ia terus disempurnakan agar dapat mewujudkan
peningkatan kesejahteraan dan mencegah konflik di
148 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 149

