Page 169 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 169

Aristiono Nugroho dkk.
                    kemudian hari. Peningkatan kesejahteraan  diperjuangkan
                    dengan restorasi peran tanah, sedangkan pencegahan konflik
                    diperjuangkan  dengan  membangun  kebersamaan  dan
                    kerjasama di kalangan petani. Seluruh tindakan ini berkaitan
                    dengan  upaya membangun  tradisi  yang memanfaatkan
                    struktur sosial yang telah ada. Hal ini diperlukan karena untuk
                    membangun  fakta  sosial  baru, yaitu  perikehidupan  yang
                    relevan  dengan nilai-nilai  pertanahan masa kini. Kesemua
                    ini dimaksudkan, agar pemerintah mampu memberi jaminan
                    kepastian hukum bagi petani pemilik tanah.

                        Selain para petani di Desa Cepoko (yang memilih jalur
                    permohonan sertipikasi  hak  atas  tanah secara  individual),
                    para  petani  di  Desa Banjarpanjang (yang memilih jalur
                    permohonan sertipikasi hak atas tanah secara massal) juga
                    memiliki  sikap  yang  mengakui pentingnya  perlindungan
                    kepemilikan  tanah.  Sikap  ini mendapat  dukungan  penuh
                    dari  Pemerintah Desa Banjarpanjang, khususnya  dalam
                    penyiapan  alat  bukti. Kepala  Desa  Banjarpanjang (Sarbini,
                    S.T.) sempat menjelaskan, bahwa perangkat desa dan Panitia
                    PRONA Desa aktif membantu para petani dalam menyiapkan
                    alat bukti bagi pensertipikatan hak atas tanah.
                        Dukungan pemerintah  desa  kepada para petani,
                    khususnya  dalam  melindungi  kepemilikan tanah, tidak
                    diragukan lagi. Pemerintah desa menginginkan  perubahan
                    mindset dan cultural set para petani di bidang pertanahan,
                    sebagai respon atas perkembangan zaman. Perubahan yang
                    terjadi  diciptakan  melalui  suatu proses penyesuaian  nilai-
                    nilai  pertanahan masa lalu,  menjadi  nilai-nilai  pertanahan
                    masa  kini,  yang diterapkan  secara  nyata oleh  para  petani.
                    Pada  awalnya boleh jadi  nilai-nilai  pertanahan masa kini
                    belum dikenal, belum difahami, serta belum dapat diterima


      150                                                                                                                                                    151
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174