Page 170 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 170
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
oleh para petani. Tetapi transmisi nilai-nilai pertanahan masa
kini dari para petugas kantor pertanahan kepada petani, telah
membuat nilai-nilai ini dapat dikenal, difahami, dan diterima
oleh para petani.
Penerimaan para petani atas nilai-nilai pertanahan
masa kini, nampak dari kesungguhan para petani dalam
menyiapkan alat bukti. Proses ini perlu dilalui, karena
merupakan unsur penting dalam sertipikasi hak atas
tanah, untuk menunjukkan pihak yang berhak, dan bidang
tanah yang diklaimnya. Bukti tertulis menjadi dasar bagi
diakuinya hak atas tanah para petani, yang bila cara ini tidak
memungkinkan, maka dapat ditempuh proses pemberian
kesaksian yang kemudian dituliskan. Setelah pemberian
kesaksian dituliskan, lahirlah bukti otentik berupa “Berita
Acara Kesaksian”.
Lahirnya bukti otentik dapat menekan terjadinya
konflik pertanahan, serta memberi ruang bagi pemanfaatan
struktur sosial, bagi keberhasilan fungsi tanah yang berperan
sebagai instrumen kesejahteraan petani. Fungsi tanah bagi
petani lebih mudah dicapai, saat para petani yang berada BAB III
di hamparan wilayah yang sama mampu mengartikulasikan
kepentingannya. Ada tuntutan realitis agar tanah mampu
berfungsi optimal bagi kesejahteraan para petani. Tuntutan
ini berasal dari rasa kecewa petani, sehungga memerlukan
tuntutan khusus.
Tuntutan para petani yang realistis dan khusus ini
semata-mata bertujuan, untuk melindungi hak atas tanahnya,
dan mempertahankan peran tanah sebagai instrumen
kesejahteraan petani. Ketika para petani melindungi hak
atas tanahnya, maka mereka harus mampu menunjukkan
bukti perolehan tanah. Tetapi, kadang-kadang ada petani
150 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 151

