Page 147 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 147
Aristiono Nugroho dkk.
produk. Bila harga komoditas menyejahterakan, teknologi
pertanian yang digunakan memudahkan, dan pemasaran
produk terjamin, maka produktivitas petani meningkat.
Perubahan positif semacam ini memperlihatkan fungsi
banyak pihak dalam memajukan sosial ekonomi petani. Pada
awalnya petani mengelola tanah secara sederhana, tetapi
seiring berjalannya waktu dan peran positif yang dimainkan
banyak pihak, petani mengalami perubahan. Perubahan
tersebut tidak sampai menyentuh perubahan dari proletarian
(buruh dan pemilik tanah sempit) menjadi kapitalis (pemilik
modal dan pemilik tanah luas), melainkan cukup pada
tataran perubahan kondisi sosial ekonomi yang semakin
memandirikan petani.
Relevan dengan yang disampaikan Suwarno D.,
Sekretaris Desa Cepoko, tahun 2015 – sekarang (yaitu: Agus
Budi) menjelaskan, bahwa pengamatan dan pengalamannya
selama ini, memperlihatkan tentang relatif tingginya
kesadaran pertanahan para petani, yang dibuktikan dengan
tingginya keinginan masyarakat untuk mensertipikatkan
hak atas tanahnya. Oleh karena itu, selaku Sekretaris Desa
Cepoko, tahun 2015 – sekarang, ia berupaya secara bertahap
melakukan digitasi peta dan daftar, agar dapat disimpan
secara elektronik, sehingga akan lebih memudahkan dalam
memberi pelayanan yang terkait dengan sertipikasi hak atas
tanah para petani.
Keinginan Agus Budi (Sekretaris Desa Cepoko), untuk
memberi pelayanan yang memudahkan melalui pemanfaatan
peta dan daftar secara digital merupakan caranya menjaga
keseimbangan (equilibrium) atau dynamic equilibrium. Agus
Budi menjaga keseimbangan antara kemampuan pemerintah
desa dalam melayani petani (masyarakat) dengan tuntutan
128 129

