Page 143 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 143
Aristiono Nugroho dkk.
yang belum datang saat hari raya, agar dapat menandatangani
berkas waris. Selanjutnya oleh sekretaris desa dibuatkan
bundel berkas waris atas nama pemegang letter C tahun 1960.
Inisiatif Kepala Desa Cepoko menugaskan perangkat
desa menyelesaikan pemberkasan perolehan tanah yang
berasal dari pewarisan menjadi bukti tentang kesungguhan.
Kepala Desa Cepoko memandang tanah sebagai sumberdaya
penting, yang perlu mendapat bantuan dan dukungan
pemerintah desa, agar petani mampu menghadapi tekanan
dari luar. Sebagai sumberdaya penting, maka kebutuhan
petani untuk memperoleh jaminan kepastian hukum
merupakan sesuatu yang mendesak pemenuhannya. Oleh
karena itu, integrasi perangkat desa dengan para petani dalam
menyelesaikan pemberkasan perolehan tanah yang berasal
dari pewarisan sangat diperlukan. Tentu saja kesemuanya
dalam kendali Kepala Desa Cepoko, khususnya yang terkait
dengan kesahihan data dan waktu penyelesaian.
Pemberkasan bidang tanah yang berasal dari sistem
pewarisan membutuhkan kecermatan para petani, karena
mereka harus dapat menunjukkan riwayat bidang tanah
secara runtut, sejak tahun 1960 hingga saat ini. Periwayatan
ini membutuhkan kesaksian dari banyak pihak, yang terkait
dengan sejarah bidang tanah tersebut. Oleh karena itu,
kerjasama dan kebersamaan para petani merupakan hal
penting, karena mereka perlu saling mendukung dalam
menguatkan berbagai bukti sosial kepemilikan hak atas
tanah.
Kerjasama dan kebersamaan yang menjadi simpul
penyelesaian, tidaklah lalu memberangus kebebasan
bertindak individu petani. Sebaliknya, para petani tetap
bebas bertindak, sepanjang berada dalam koridor kebenaran
124 125

