Page 141 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 141

Aristiono Nugroho dkk.
                    Kepala Desa Cepoko (Saefudin) menjelaskan, bahwa  relasi
                    tersebut akhirnya dapat  membangun  kesadaran  petani
                    tentang sulitnya melakukan pemberkasan surat-surat tanah.
                    Sebagai contoh, di Desa Cepoko, ada beberapa bidang tanah
                    yang sulit disertipikatkan, karena sulit mengumpulkan ahli
                    waris yang telah turun temurun. Misalnya, ada pemilik tanah
                    dalam letter C bernama Mustawi, ia mempunyai anak 9 orang,
                    yang sebagian  telah  meninggal  dunia,  kemudian setelah
                    beranak-pinak,  saat ini  ahli  warisnya  telah mencapai 106
                    orang. Besarnya jumlah ahli waris ini menyulitkan ahli waris
                    sendiri dalam melaksanakan pertemuan keluarga, terutama
                    yang berkaitan dengan musyawarah dan pemberkasan surat
                    tanah.

                        Kegiatan  musyawarah dan  pemberkasan  surat  tanah
                    dilakukan atas dasar  rasa  kebersamaan, agar  interaksi ahli
                    waris dapat terus harmoni sampai kapanpun. Sebagai contoh,
                    musyawarah  yang  berhasil  dilaksanakan dengan  baik,
                    mampu menyumbang bagi terwujudnya integrasi keluarga,
                    dan kesiapan mengadaptasi nilai-nilai  pertanahan masa
                    kini. Sementara itu,  pemberkasan  surat  tanah  diperlukan
                    bagi penguatan penerapan nilai-nilai pertanahan masa kini,
                    melalui  tersedianya evidensi yang memadai.  Berbasis  pada
                    musyawarah  dan  pemberkasan  surat  tanah,  maka bidang-
                    bidang  tanah  yang  diperjuangkan  oleh  ahli  waris  dapat
                    memperoleh konsekuensi positif, berupa jaminan kepastian
                    hukum.

                        Jaminan kepastian hukum bagi bidang  tanah  yang
                    dimiliki petani, memang termuat dalam nilai-nilai pertanahan
                    masa  kini, dan  sangat dibutuhkan oleh  para  petani.  Oleh
                    karena itu, selain bermusyawarah para petani bersungguh-
                    sungguh dalam pemberkasan surat-surat tanah. Para petani


      122                                                                                                                                                    123
   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146