Page 136 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 136

Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
                    (1) personal, ketika petugas kantor pertanahan berinteraksi
                    dengan seorang petani; (2) kelompok, ketika petugas kantor
                    pertanahan  berinteraksi  dengan  petani yang  tergabung
                    dalam kelompok tani; dan (3) massal, ketika petugas kantor
                    pertanahan berinteraksi dengan masyarakat desa, yang para
                    petani merupakan bagian di dalamnya.
                        Keberlangsungan  transmisi  nilai-nilai pertanahan
                    masa  kini yang  dilakukan oleh  petugas  kantor  pertanahan
                    membutuhkan  perencanaan  dan komunikasi  yang baik.
                    Caranya  dengan merencanakan  periodisasi nilai-nilai
                    pertanahan yang akan ditransmisikan dan pihak-pihak yang
                    akan  disasar.  Selain  itu, para petugas  kantor pertanahan
                    juga wajib memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik,
                    agar  petani dan  pihak  lain  yang  menjadi  sasaran dapat
                    menerima nilai-nilai pertanahan masa kini. Akhirnya semua
                    ikhtiar itu akan bermuara pada kesediaan para petani, untuk
                    menerapkan nilai-nilai  pertanahan masa kini. Namun
                    demikian, para petani  tetap  berkesempatan  menerapkan
                    sebagian nilai-nilai pertanahan masa lalu, sepanjang relevan
                    dengan nilai-nilai pertanahan masa kini.                     BAB III
                        Adanya nilai-nilai  pertanahan masa lalu  yang  relevan
                    dengan nilai-nilai pertanahan masa kini, juga diungkapkan
                    Kamituwo atau Kepala Dusun Panjang, Desa Banjarpanjang
                    (Sadirun) dengan menjelaskan, bahwa untuk bidang-bidang
                    tanah sawah, ada tradisi yang terkait dengan batas tanah di
                    Desa Banjarpanjang,  yaitu: (1)  Bila bidang  tanahnya  datar,
                    maka  batas  bidang  tanah  berada di  tengah galengan atau
                    pematang  sawah.  (2)  Bila  bidang  tanahnya  miring,  maka
                    batas  bidang  tanah  berada di  tepi galengan,  sedangkan
                    galengan milik pemilik tanah yang di bagian atas. (3) Tradisi
                    ini telah disepakati warga dan masih berlaku hingga saat ini.


 116                                    Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan   117
   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141