Page 138 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 138

Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
                    transmisi nilai-nilai pertanahan merupakan bentuk kebutuhan
                    yang  wajib  dipenuhi. Pihak  yang berkewajiban memenuhi
                    adalah para petani itu sendiri, dengan memanfaatkan fasilitasi
                    kantor  pertanahan,  pemerintah desa,  kelompok  tani, dan
                    gabungan kelompok tani.
                  e.  Proses Penghentian Transmisi

                        Proses penghentian  transmisi  nilai-nilai pertanahan
                    masa lalu diawali dengan interaksi petugas Kantor Pertanahan
                    Kabupaten Magetan dengan para petani. Selanjutnya petugas
                    kantor  pertanahan memperlihatkan keunggulan nilai-nilai
                    pertanahan masa kini, dan diikuti dengan membandingkan
                    kelemahan nilai-nilai  pertanahan masa lalu,  sehingga
                    “memaksa” para petani memilih nilai-nilai pertanahan masa
                    kini. Ketika para petani akhirnya “terpaksa” memilih nilai-
                    nilai pertanahan masa kini, para petugas kantor pertanahan
                    mendukung  mereka,  sehingga  terhentilah  transmisi  nilai-
                    nilai pertanahan  masa  lalu,  terutama  yang  tidak  relevan
                    dengan nilai-nilai pertanahan masa kini.
                        Penghentian nilai-nilai pertanahan masa lalu, terutama
                    yang  tidak relevan  dengan  nilai-nilai  pertanahan  masa   BAB III
                    kini, dilakukan dengan  memanfaatkan  interaksi  antara
                    petugas  kantor  pertanahan  dengan  para  petani.  Interaksi
                    yang dilakukan identik dengan komunikasi, yang meliputi
                    hubungan  timbal  balik  antara petugas  kantor pertanahan
                    dengan para petani. Kegiatan ini (interaksi dan komunikasi)
                    bertujuan merubah pemikiran, sikap, tindakan, dan perilaku
                    petani di bidang pertanahan; agar semakin relevan dengan
                    nilai-nilai  pertanahan masa kini. Perubahan  dilakukan
                    dengan  cara menghentikan  transmisi  sebagian besar nilai-
                    nilai pertanahan masa lalu, dan melakukan transmisi nilai-
                    nilai pertanahan masa kini.

 118                                    Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan   119
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143