Page 146 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 146
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
masa kini yang “dianutnya”, para petani mampu melindungi
dan memanfaatkan hak atas tanahnya, dalam arti yang lebih
menyeluruh.
Perlindungan dan pemanfaatan hak atas tanah oleh para
petani merupakan tindakan paling logis, karena besarnya
peran tanah bagi kehidupan para petani. Tindakan logis ini
menjadi bukti perkembangan mindset dan cultural-set para
petani, yang mengalami transmisi nilai-nilai pertanahan
masa kini. Pada akhirnya perkembangan mindset dan
cultural-set individu petani dapat memberi kesempatan pada
masing-masing individu petani, untuk meraih keberhasilan
sosial ekonomi, dan selanjutnya meraih posisi dalam struktur
sosial. Oleh karena itu, keberhasilan sosial ekonomi berbasis
tanah merupakan tujuan dari segenap ikhtiar para petani.
Uniknya, segenap ikhtiar keberhasilan sosial ekonomi
para petani memiliki keterkaitan dengan sertipikat hak
atas tanah. Para petani bersemangat menggarap tanahnya,
ketika mengetahui bahwa hak atas tanahnya memiliki
jaminan kepastian hukum. Sementara itu, diketahui bahwa
transmisi nilai-nilai pertanahan masa kini merupakan BAB III
instrumen normatif, yang mewajibkan pemerintah dan
masyarakat (termasuk petani), untuk melakukan sertipikasi
hak atas tanah, yang kemudian menyemangati para petani.
Semangat petani inilah yang selanjutnya terhubung dengan
produktivitas, dalam bentuk peningkatan produksi komoditi
pertanian. Padi merupakan komoditi utama yang diproduksi
oleh para petani, yang selain dijual ke tengkulak, juga dijual
di pasar setempat.
Produktivitas petani dalam mengelola tanah pertaniannya
bersifat fluktuatif, sesuai dengan perkembangan harga
komoditas pertanian, kemajuan teknologi, dan pemasaran
126 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 127

