Page 189 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 189
Aristiono Nugroho dkk.
sendiri, melainkan juga memberi manfaat bagi orang lain,
khususnya para tetangga batas.
Manfaat tindakan petani bagi dirinya dan tetangga
batas berupa terwujudnya kesepakatan, yaitu sepakat saling
mengakui bidang tanah masing-masing, sehingga tercipta
harmoni di kalangan para petani. Tetapi kesepakatan tidaklah
muncul tiba-tiba, melainkan dibangun melalui komunikasi
yang intens antar petani, atau antara para petani dengan
tokoh petani.
Sebagai contoh, komunikasi yang dilakukan oleh tokoh
petani dengan para petani, yang dapat dilakukan dengan
berbagai cara, misalnya dengan memanfaatkan sarana
(seperti: pengumuman). Pada situasi ini pengumuman
dimanfaatkan oleh tokoh petani, untuk meneruskan
pesan (misal: pentingnya sikap saling mengakui bidang
tanah masing-masing) kepada sesama petani. Dalam ilmu
komunikasi, maka komunikasi ini disebut “komunikasi
bermedia”, atau “mediated communication”. Komunikasi
bermedia juga disebut “komunikasi tidak langsung” atau
“indirect communication”, di mana arus balik, umpan balik,
atau feed back tidak terjadi saat komunikasi berlangsung.
Apapun jenis komunikasi yang dilakukan tokoh petani,
maka pada akhirnya tindakan dan perilaku para petani
ditujukan sebagai upaya melindungi kepemilikan tanah.
Caranya dengan memasang tanda batas, dan menjadi
peserta PRONA, agar memperoleh sertipikat hak atas tanah.
Meskipun untuk itu, para petani mengajukan permohonan
sertipikat hak atas tanah secara individual, yang selanjutnya
ternyata juga bermanfaat bagi tetangga batas.
Ketepatan subyek dan obyek hak atas suatu bidang tanah
bermanfaat bagi tetangga batas, karena dapat mencegah
170 171

