Page 190 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 190
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
terjadinya sengketa batas. Pencegahan ini terwujud, karena
sebelum dilakukan pengukuran oleh petugas kantor
pertanahan, para petani terlebih dahulu memasang tanda
batas atas tanahnya dengan dihadiri para tetangga batas.
Tindakan ini sekaligus mampu memperjelas batas-batas
bidang tanah, dan merukunkan para tetangga batas.
Kemampuan memperjelas batas-batas bidang tanah
dan kerukunan tetangga batas dihasilkan oleh keberhasilan
membangun interaksi sosial. Keberhasilan ini diciptakan
oleh para petani, yang distimulus oleh petugas kantor
pertanahan. Ketika petugas kantor pertanahan menstimulus
para petani dengan nilai-nilai pertanahan yang berguna bagi
para petani, maka petugas kantor pertanahan melakukannya
dengan memanfaatkan komunikasi. Stimulus petugas kantor
pertanahan mampu mendukung munculnya kemampuan
para petani (terutama tetangga batas) dalam memperjelas
batas bidang tanah, dengan memberi makna atas tanah
yang dapat dimengerti secara baik. Proses pemaknaan ini
dilengkapi dengan hubungan, yang dibangun oleh petugas
kantor pertanahan saat berinteraksi dengan para petani. BAB III
b. Bermanfaat Bagi Sesama Petani
Tindakan dan perilaku para petani yang bermanfaat bagi
orang lain, yang kedua, adalah tindakan dan perilaku para
petani yang bermanfaat bagi sesama petani, karena dapat
menjadi contoh bagi petani lain. Hal ini terutama dalam
kaitannya dengan harapan, agar di masa mendatang tidak
terjadi sengketa tanah.
Bila para petani melindungi kepemilikan tanah secara
tertib, maka pertanahan di tingkat desa juga akan tertib.
Selain itu, bila para petani melindungi kepemilikan tanahnya
dengan mensertipikatkan hak atas tanahnya, maka seluruh
170 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 171

