Page 187 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 187
Aristiono Nugroho dkk.
Interaksi perangkat desa dengan para petani dibangun
dalam rangka distribusi nilai-nilai pertanahan masa kini,
dengan memanfaatkan status sosial para pihak secara
positif. Perangkat desa yang berstatus sebagai elit berupaya
bekerjasama dengan para petani yang berstatus grass-root, agar
nilai-nilai pertanahan masa kini dapat diberlakukan. Selain
itu, perangkat desa dan para petani juga memanfaatkan peran
masing-masing, yaitu sebagai pihak yang mendistribusikan
dan menerapkan nilai-nilai pertanahan masa kini. Status dan
peran sosial yang dimanfaatkan oleh perangkat desa dan para
petani dapat lancar “dijalankan”, karena berada dalam frame
atau bingkai yang sama, yaitu nilai-nilai pertanahan masa
kini.
Interaksi perangkat desa dengan para petani juga terjadi
di Desa Cepoko, khususnya yang terkait dengan nilai-nilai
pertanahan masa kini. Kesadaran petani menjadi kata kunci
dalam konteks perlindungan hukum terhadap bidang-bidang
tanah yang dimiliki dan digarap oleh petani. Para petani Desa
Cepoko bersungguh-sungguh melindungi hak atas tanahnya,
dengan cara melakukan sertipikasi hak atas tanah. Tindakan
ini tergolong penting, karena dapat mencegah terjadinya
sengketa atau konflik pertanahan di masa yang akan datang.
Sengketa dan konflik pertanahan perlu diantisipasi
oleh petani, agar tanah yang berfungsi sebagai instrumen
kesejahteraan tidak terganggu. Tanah dikelola, digarap,
dan dilindungi oleh para petani, agar dapat digunakan dan
dimanfaatkan oleh petani. Lalu para petani mengorganisir
diri dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani,
agar pemikiran, sikap, tindakan, dan perilaku mereka
sesuai dengan nilai-nilai pertanahan masa kini. Tokoh-
tokoh petani yang berada di kelompok tani dan gabungan
168 169

