Page 183 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 183
Aristiono Nugroho dkk.
Selanjutnya, Sarbini, S.T. mengungkapkan, bahwa bila
para petani menjaga tanahnya secara tertib, maka pertanahan
di Desa Banjarpanjang akan tertib. Kalau petani menjaga
tanahnya dengan mensertipikatkan tanahnya, maka seluruh
tanah di desa ini akan bersertipikat, sehingga pertanahan di
desa semakin baik dan tertib. Dengan demikian tindakan
petani menjaga tanahnya, menguntungkan masyarakat desa
secara keseluruhan, karena tiap orang hanya akan menempati
atau menggarap tanah yang menjadi miliknya, atau yang
diijinkan pemiliknya, sehingga kehidupan sosial masyarakat
menjadi rukun.
Ketika tiap orang hanya menempati atau menggarap tanah
yang menjadi miliknya atau yang diijinkan pemiliknya, maka
hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah desa dalam
mengelola pertanahan dengan memanfaatkan kekuasaan.
Pemerintah desa berhasil menggunakan kekuasaannya, agar
semua pihak bersedia mengikuti peraturan desa yang terkait
dengan pertanahan. Tujuannya agar tanah yang dikelola oleh
para petani dan masyarakat terdistribusi secara adil, sehingga
mampu meningkatkan kesejahteraan, demi terwujudnya
harmoni dalam kehidupan sosial.
Kehidupan sosial yang rukun adalah cita-cita bersama
dari pemerintah desa, para petani, dan masyarakat desa. Cita-
cita tersebut menyiratkan tujuan bersama, yang sekaligus
memperlihatkan perlunya mengubah: (1) sikap atau attitude,
(2) pendapat atau opinion, dan (3) perilaku atau behavior.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membangun
komunikasi antara pemerintah desa dengan petani, terutama
komunikasi tatap muka.
Komunikasi antara pemerintah desa dengan petani
dilaksanakan berdasarkan norma-norma sosial dan hukum
164 165

