Page 223 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 223
Aristiono Nugroho dkk.
adanya bidang-bidang tanah yang datanya berbeda dengan
data PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Untuk itu maka setiap
tahun Pemerintah Desa Banjarpanjang menargetkan dapat
menyelesaikan mutasi (perubahan data) PBB sebanyak 100
bidang. Penetapan target dilakukan, sebagai konsekuensi
kuatnya keinginan memberi pelayanan pada petani.
Pemerintah Desa Banjarpanjang menginginkan petani
memenuhi kewajiban sebaik-baiknya, termasuk kewajiban
membayar PBB.
Tetapi bagi Pemerintah Desa Banjarpanjang kewajiban ini
harus adil, yaitu ketika petani membayar PBB sesuai dengan
luas tanah yang dimilikinya. Oleh karena itu, konsekuensinya
adalah nilai PBB harus direvisi, ketika ternyata luas tanah yang
tertera di Surat PBB Terutang tidak sesuai dengan realitas.
Pemerintah tidak tergesa-gesa dalam melakukan upaya
perbaikan, sehingga dalam satu tahun hanya ditargetkan 100
bidang. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi
petani, tentang pentingnya memperhatikan luas bidang tanah.
Tindakan ini sekaligus merupakan bentuk transmisi nilai-nilai
pertanahan dari pemerintah desa pada petani.
e. Bekerjasama Untuk Harmoni Sosial
Pentingnya harmoni sosial di masa depan, mendorong
para petani untuk melakukan proses, yang antara lain dengan
cara bekerjasama. Para petani bekerjasama dalam wadah
yang disebut “kelompok tani”, kemudian seluruh kelompok
tani yang ada di desa bekerjasama dalam wadah yang
disebut “gapoktan” atau “gabungan kelompok tani”. Dalam
konteks yang lebih luas, maka gapoktan bekerjasama dengan
pemerintah desa, lembaga pemberdayaan masyarakat desa,
dan badan perwakilan desa. Seluruh kerjasama ini memiliki
maksud, yaitu untuk mewujudkan harmoni sosial di desa.
204 205

