Page 218 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 218

Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
                        Bahu   membahu     menyelesaikan  masalah   waris
                    diperlukan, karena masalah ini merupakan perpaduan data
                    aktual dengan data sejarah kepemilikan bidang tanah. Kepala
                    Desa dan Sekretaris Desa Banjarpanjang perlu berinteraksi
                    dengan sesepuh desa, untuk mendapat informasi yang shahih.
                    Saat  berinteraksi terjadi  transmisi  nilai-nilai  pertanahan
                    masa lalu dari sesepuh desa pada Kepala Desa dan Sekretaris
                    Desa Banjarpanjang. Nilai-nilai  pertanahan ini kemudian
                    dipilah dan dipilih agar  sesuai dan  relvan dengan  nilai-
                    nilai  pertanahan  masa  kini,  terutama  yang  terkait  dengan
                    pewarisan. Kondisi  ini  memperlihatkan,  bahwa  transmisi
                    nilai-nilai selalu terjadi di  masyarakat, termasuk  nilai-nilai
                    pertanahan.

                        Selain Kepala Desa dan Sekretaris Desa Banjarpanjang,
                    yang  selalu bersedia menjalankan kewajibannya;  ada
                    pula Ketua Panitia PRONA Desa, yang dijabat oleh Ketua
                    Gapoktan “Tani Manunggal” Desa Banjarpanjang (Sukiran),
                    yang juga  selalu bersedia melaksanakan kewajibannya.
                    Sadirun menjelaskan, bahwa Sukiran  yang menjabat
                    sebagai Ketua Panitia PRONA Desa bersedia bolak-balik ke
                    kantor pertanahan, untuk membantu menyerahkan berkas         BAB III
                    yang telah diperbaiki warga, atau melengkapi berkas yang
                    kurang.

                        Sukiran   juga  bersedia  bertanggung-jawab  atas
                    pelaksanaan PRONA di Desa Banjarpanjang yang jumlahnya
                    mencapai  700  bidang tanah, dengan perincian 400  bidang
                    tanah  di Dusun Panjang,  dan 300  bidang  tanah Dusun
                    Pulutan. Untuk itu,  Sukiran mendapat bantuan  dan
                    dukungan yang kuat dari Kepala Dusun Panjang (Sadirun)
                    dan Kepala Dusun Pulutan (Zainudin), terutama dalam hal
                    mengatasi  sengketa  batas  tanah dan  sengketa waris,  agar


 198                                    Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan   199
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223