Page 220 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 220
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
antara partisipasi dengan kebutuhan, dan peran semua pihak
di desa tersebut, dalam mewujudkan harmoni sosial.
Kepala Desa Banjarpanjang (Sarbini, S.T.) menjelaskan
tentang prospek harmoni sosial, dengan mengungkapkan
peluang yang ditimbulkannya, termasuk peluang menggarap
tanah, bantuan pemerintah, perbaikan kondisi pemilikan
tanah, masa depan Desa Banjarpanjang, dan PRONA. Secara
lugas, Sarbini, S.T. juga menyatakan, bahwa semangat petani
menggarap tanahnya, selain karena tanah yang dimilikinya
telah bersertipikat, juga karena Desa Banjarpanjang memiliki
dam atau bendungan, yang meskipun ukurannya tidak besar,
tetapi mampu mengairi 30 Ha tanah sawah.
Ketersediaan air bagi 30 Ha tanah sawah memang
sangat menyemangati para petani, mereka optimis dapat
meningkatkan kesejahteraan, bila harmoni sosial juga dapat
terus terwujud di Desa Banjarpanjang. Interaksi di desa ini
tidak boleh beku, melainkan harus dalam kondisi cair, yaitu
kondisi yang memungkin hubungan baik antar personal.
Kondisi ini diperlukan agar memudahkan penyelesaian
bila terdapat sengketa, atau terjadi benturan kepentingan BAB III
di antara para pihak. Ketika kondisi ini terus berlangsung
seiring dengan bergeraknya waktu, maka kebersamaan
semakin terbentuk, dan harmoni sosial menjadi muara dari
kesemuanya.
Selain ketersediaan air bagi 30 Ha tanah sawah, para
petani di desa ini juga memperoleh bantuan dari Pemerintah
Kabupaten Magetan, yang penyalurannya dilakukan
Pemerintah Desa Banjarpanjang, dan Gapoktan “Tani
Manunggal” Desa Banjarpanjang, serta kelompok tani.
Mekanisme ini menjamin distribusi bantuan hingga ke tangan
petani, yang nilai totalnya mencapai Rp. 2 milyar. Bantuan
200 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 201

