Page 104 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 104

BAGIAN  I   83
                                                            Perencanaan

            5.1.  Prosedur Pertemuan Dua Pihak dan Tiga Pihak

                Dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, proses
            finalisasi dokumen Rencana Kerja  Kementerian/Lembaga (Renja
            K/L) tidak hanya bergantung pada hasil penyusunan internal masing-
            masing instansi, tetapi juga sangat ditentukan oleh proses verifikasi,
            harmonisasi, dan sinkronisasi  melalui  pertemuan  dua pihak
            (bilateral meeting) dan tiga pihak (tripartit meeting). Kedua forum
            ini merupakan bagian integral dari mekanisme penelaahan rencana
            tahunan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PPN/Bappenas
            Nomor 1  Tahun  2021, yang secara  teknis mengimplementasikan
            ketentuan dalam Pasal 7 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor
            25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

                Pertemuan dua pihak diselenggarakan antara masing-masing
            kementerian/lembaga dengan Kementerian PPN/Bappenas. Forum
            ini bertujuan untuk  mengkaji kesesuaian substansi  Renja K/L
            terhadap arah kebijakan dalam RKP, prioritas nasional, dan target
            pembangunan jangka menengah yang telah ditetapkan dalam RPJM.
            Dalam pertemuan ini, Bappenas berperan sebagai aktor pengarah dan
            pengendali kebijakan perencanaan, sementara K/L sebagai pemilik
            program memaparkan justifikasi kebijakan dan logika intervensi dari
            setiap program atau kegiatan yang diusulkan. Evaluasi  dilakukan
            secara tematik, sektoral, dan geografis, dengan mempertimbangkan
            relevansi program, efektivitas capaian, serta keterkaitannya dengan
            prioritas nasional.  Bila  ditemukan ketidaksesuaian, K/L wajib
            melakukan revisi atau penyesuaian atas dokumen Renja.

                Setelah proses  bilateral  selesai, tahapan selanjutnya adalah
            pertemuan tiga pihak, yang melibatkan Bappenas, Kementerian
            Keuangan, dan kementerian/lembaga terkait misalnya Kementerian
            Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional. Dalam forum
            tripartit ini, dimensi kebijakan dan fiskal diuji  secara bersamaan.
            Bappenas memastikan  kesesuaian  substansi dengan rencana
            pembangunan     nasional,  sementara   Kementerian    Keuangan
            mengevaluasi keselarasan dengan pagu  indikatif, kerangka
            pengeluaran  jangka  menengah,  serta  efisiensi  belanja.  Pertemuan
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109