Page 105 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 105

84     MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
                   Ilustrasi Pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

            tiga pihak menjadi arena konsolidasi antara rencana dan kemampuan
            keuangan negara. Forum ini juga berfungsi sebagai clearance akhir
            sebelum  Renja  K/L  dapat  difinalisasi dan  dikunci dalam sistem
            KRISNA, lalu digunakan sebagai basis penyusunan RKA-K/L.

                Kedua forum ini bukanlah tahapan formalistik semata, melainkan
            bentuk konkret dari prinsip koordinasi dan integrasi dalam sistem
            perencanaan  nasional.  Dengan  memastikan bahwa setiap program
            kementerian/lembaga telah melalui penelaahan kebijakan dan fiskal
            secara sinergis, negara menjamin bahwa setiap rupiah belanja negara
            diarahkan untuk pencapaian tujuan pembangunan yang prioritatif,
            rasional, dan berorientasi hasil.

            5.2.  Mekanisme Penelaahan oleh Bappenas dan Kemenkeu

                Mekanisme penelaahan  Rencana Kerja Kementerian/Lembaga
            (Renja K/L) merupakan tahapan penting dalam memastikan
            keselarasan antara rencana tahunan instansi pemerintah dengan arah
            kebijakan pembangunan nasional dan kapasitas fiskal negara. Proses
            ini  dilakukan secara sistematis  oleh dua institusi sentral  negara,
            yakni Kementerian PPN/Bappenas sebagai pengampu perencanaan
            pembangunan,  dan Kementerian Keuangan sebagai otoritas fiskal.
            Penelaahan bukan hanya sekadar  verifikasi administratif, tetapi
            merupakan bentuk  kontrol substansial  terhadap kualitas perencanaan
            sektoral dan kesesuaian rencana kerja dengan prioritas pembangunan
            yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

                Dasar  hukum  pelaksanaan  penelaahan  tertuang  dalam  Pasal
            7  ayat (4) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
            Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan bahwa Renja
            K/L disusun  dengan mengacu pada RKP dan selanjutnya ditelaah
            oleh pemerintah sebelum ditetapkan menjadi dasar penyusunan
            RKA-K/L. Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut melalui Peraturan
            Menteri PPN/Bappenas Nomor 1 Tahun 2021, yang menjabarkan peran
            Bappenas dan Kementerian Keuangan dalam proses evaluasi Renja
            secara terpadu melalui sistem informasi perencanaan yang berbasis
            data.
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110