Page 102 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 102
BAB V.
TATA CARA PENELAAHAN
DAN PERUBAHAN RENJA K/L
Setelah dokumen Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja
K/L) selesai disusun oleh masing-masing instansi berdasarkan arah
kebijakan dalam RPJM, RKP, dan Renstra K/L, proses perencanaan
tahunan tidak serta-merta berakhir. Dalam kerangka sistem
perencanaan pembangunan nasional yang terintegrasi dan berbasis
akuntabilitas, Renja K/L masih harus melalui serangkaian proses
penelaahan dan penyelarasan sebelum dapat difinalisasi menjadi
dasar penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-K/L). Proses
ini bukan sekadar koreksi administratif, melainkan bagian dari
mekanisme pengendalian kebijakan dan pengujian rasionalitas
program serta kesesuaian fiskalnya.
Penelaahan Renja K/L menjadi arena penting untuk memastikan
bahwa rencana tahunan setiap Kementerian dan Lembaga berjalan
seiring dengan prioritas nasional yang ditetapkan dalam RKP, serta
berada dalam batas kemampuan fiskal negara sebagaimana tercermin
dalam pagu indikatif. Oleh karena itu, penelaahan bukan hanya
bersifat teknis antarstaf perencana, tetapi merupakan forum strategis
antarkelembagaan yang melibatkan aktor kunci seperti Kementerian
PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, serta K/L itu sendiri sebagai
pemilik program. Mekanisme penelaahan ini juga mencerminkan
prinsip checks and balances dalam sistem perencanaan—sebuah
jaminan bahwa kebijakan yang direncanakan bukanlah produk

