Page 223 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 223

202    MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
                   Ilustrasi Pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

            termasuk penggunaan sistem aplikasi perbendaharaan seperti SAKTI,
            pelaksanaan pembayaran berbasis elektronik, dan pemahaman
            terhadap regulasi  terbaru.  Direktorat Jenderal Perbendaharaan
            bertanggung    jawab   untuk   menyediakan    pedoman    teknis,
            menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, asistensi,
            serta pengembangan kapasitas berkelanjutan bagi seluruh  SDM
            perbendaharaan  di  satuan  kerja  pemerintah  pusat.  Pendekatan
            pembinaan ini bersifat preventif dan korektif, yaitu untuk mencegah
            penyimpangan  sekaligus memberikan  solusi terhadap kendala
            implementasi teknis.

                Salahsatupilarfundamentalpembinaandi  bidangperbendaharaan
            adalah pelaksanaan sertifikasi bendahara dan  pejabat perbendaharaan
            lainnya. Sertifikasi  merupakan bentuk pengakuan resmi  terhadap
            kompetensi teknis, profesionalisme, dan integritas  individu dalam
            menjalankan tugas-tugas yang terkait langsung dengan pengelolaan
            keuangan  negara.  Ketentuan  mengenai  sertifikasi  bendahara
            dan pejabat perbendaharaan diatur dalam peraturan perundang-
            undangan yang mengharuskan setiap pegawai negeri sipil, anggota
            TNI, atau anggota Polri yang akan diangkat  sebagai  bendahara
            untuk memiliki sertifikat bendahara. Sertifikasi ini diselenggarakan
            oleh lembaga yang berwenang di bawah  koordinasi  Kementerian
            Keuangan, dan menjadi prasyarat formal sebelum seseorang dapat
            melaksanakan tugas-tugas kebendaharaan. Proses sertifikasi meliputi
            pelatihan intensif, ujian tertulis dan praktik, serta evaluasi terhadap
            pemahaman regulasi dan sistem kerja perbendaharaan negara.

                Regulasi-regulasi seperti Peraturan  Menteri Keuangan  Nomor
            162/PMK.05/2013 tentang Kedudukan  dan Tanggung  Jawab
            Bendahara serta PMK Nomor 230/PMK.05/2016 yang mengubahnya,
            secara  eksplisit  menegaskan  pentingnya  integritas  profesional
            dan  kapasitas  teknis bendahara dalam  mendukung  kelancaran
            pelaksanaan APBN. Melalui pembinaan dan sertifikasi yang efektif,
            pemerintah mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan negara
            yang berbasis kompetensi dan akuntabilitas. Sertifikasi tidak hanya
            menjadi persyaratan administratif, tetapi juga merupakan instrumen
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228