Page 172 - ESSAI AGRARIA 22.indd
P. 172
membuat improvisasi untuk produk ataupun layanan yang sudah
ada sebelumnya dengan tujuan untuk memaksimalkan penggunaan
dari suatu produk tersebut (Gustiani, 2019). Selain itu, menurut
Organizational for Economic Co-operation and Development
(OECD), metode RnD dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan
konstruktif atau terstruktur dan sistematis, yang dilakukan dengan
tujuan untuk meningkatkan pemahaman atau pengetahuan
manusia dan sosial, yang kemudian mengimplementasikannya
dalam sebuah penerapan baru (Erfani, 2019).
Adapun menurut Dick, et al (2005) dalam Maydiantoro
(2021), terdapat lima tahapan dalam model RnD yang dapat
disingkat menjadi ADDIE, yaitu: 1) Analysis, tahap ini merupakan
kegiatan dengan melakukan perincian yang bersifat konseptual
dengan tujuan untuk menjadi dasar pendukung dalam proses
pengembangan di tahap berikutnya, yang dapat dilakukan dengan
melakukan analisis pada penelitian terdahulu melalui studi
literatur. 2. Design, tahap ini merupakan proses sistematik dimana
proses yang dilakukan sudah memasuki tahap perancangan
konsep dan konten dari suatu produk tersebut, yang dilakukan
secara jelas dan rinci, namun sifatnya masih berupa konseptual. 2)
Development, tahap ini berisikan realisasi rancangan konseptual
produk yang telah dibentuk pada tahap sebelumnya menjadi
produk yang siap untuk diterapkan kepada masyarakat; 3)
Implementation, pada tahapan ini produk sudah diterapkan ke
masyarakat dengan tujuan untuk mendapatkan umpan balik
yang akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pada
produk yang telah dibuat; 4) Evaluation, tahap ini merupakan
proses dimana umpan balik yang telah diberikan oleh masyarakat
dijadikan sebagai evaluasi yang harus dipenuhi, sehingga produk
yang diberikan kepada masyarakat dapat tepat sasaran dan sesuai
dengan manfaatnya.
Peran Penting Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang 161
Secara Digital Dalam Penyelesaian Program Strategis Nasional