Page 176 - ESSAI AGRARIA 22.indd
P. 176
pengumpulan berkas serta membuat seluruh proses yang ada
dilakukan sepenuhnya secara digital. Masyarakat akan diminta
untuk melakukan submit berkas-berkas yang diperlukan dalam
layanan pengajuan, baik untuk urusan pertanahan ataupun
tata ruang sehingga nantinya ketika mengajukan layanan,
masyarakat cukup memilih jenis layanan apa yang ingin diajukan
dan nantinya berkas akan langsung terambil dari penyimpanan
digital dan tidak perlu melakukan submit berkas fisik. Berkas
fisik hanya perlu dilakukan jika keseluruhan proses telah selesai
ataupun ketika dilakukan pengecekan dan verifikasi secara fisik
di kantor pertanahan sebagai bukti yang sah.
3. Riwayat
Pada fitur ini, memungkinkan pengguna untuk melihat riwayat
transaksi yang dilakukan oleh pengguna dalam melakukan
kegiatan pengurusan pertanahan dan tata ruang sehingga
dapat meminimalisir adanya pemungutan ilegal. Selain riwayat
transaksi, pengguna juga dapat melihat riwayat layanan yang
diajukan, apakah diterima atau tidak dengan deskripsi/
penjelasan mengapa layanan tersebut diterima atau ditolak.
4. Layanan Pengajuan
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan layanan
yang ingin mereka dapatkan dari Kementerian Agraria dan
Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang
meliputi: a)Informasi ketersediaan tanah; b)Pertimbangan
teknis pertanahan; c) Pengukuran bidang tanah; d)Penetapan
hak atas tanah; e) Pendaftaran keputusan hak atas tanah dan f)
Pengelolaan pengaduan.
5. Lacak Status
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pelacakan
terkait proses dari layanan pengajuan pertanahan dan tata
Peran Penting Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang 165
Secara Digital Dalam Penyelesaian Program Strategis Nasional