Page 50 - MODUL EVALUASI PBM
P. 50

A.  Pengembangan Tes Hasil Belajar
               1.  Penyusunan Tes Hasil Belajar

                      Langkah-langkah  yang  perlu  ditempuh  dalam  pengembangan  tes  hasil  atau  prestasi

                  belajar siswa adalah sebagai berikut:
                  a.  Menyusun spesifikasi tes

                       Spesifikasi tes mencakup : menentukan tujuan tes, menyusun kisi-kisi tes, memilih
                      bentuk tes, menentukan panjang tes. Dan  kisi-kisi tes memenuhi persyaratan berikut:

                      a) mewakili isi kurikulum yang akan diujikan, b) komponen-komponennya rinci, jelas,
                      dan  mudah  dipahami,  c)  indikator  soal  harus  jelas  dan  dapat  dibuat  soalnya  sesuai

                      dengan bentuk soal yang telah ditetapkan. Bentuk tes, ada dua yaitu  tes obyektik  dan

                      tes uraian. Panjang tes ditentukan berdasarkan cakup atau keluasan materi.
                  b.   Menulis soal

                      Penulisan soal merupakan langkah menjabarkan indikator menjadi pertanyaan butir-

                      butir  soal.  Menulis  soal  sesuai  dengan  indikator  kisi-kisi,  indikator  sesuai  dengan
                      kompetensi  dasar.

                  c.   Menelaah soal tes,
                      Setelah soal disusun perlu dilakukan telaah atas soal-soal tersebut. Diperlukan untuk

                      memperbaiki soal-soal  yang  diamati terdapat  kekurangan. Butir-butir yang disusun
                      diamati dari segi konstruksi, content (isi) dan bahasanya.

                  d.  Melakukan ujicoba tes

                      Setelah  dinilai  baik  secara  konstruksi,  isi  dan  bahasa,  maka  selanjutnya  dilakukan
                      proses uji coba ke lapangan, dengan tujuan agar mendapatkan data empirik tentang

                      kualitas butir soal yang disusun.
                  e.   Melakukan analisis butir soal

                      Berdasarkan hasi uji coba instrumen, maka dapat diketahui kualitas butir soal yang ada
                      dan selanjutnya dapat dilakukan proses klasifikasi butir untuk ditindaklanjuti.

                  f.  Memperbaiki tes

                      Berdasarkan hasil dari analisis butir soal maka dapat diketahui  butir-butir soal yang
                      sudah  baik,  yang  belum  baik  atau  harus    diperbaiki  dan  butir-butir  yang  wajib

                      dikeluarkan dari instrumen. Dan butir-butir yang belum baik dapat  diperbaiki untuk
                      dimasukan kembali menjadi seperangkat instrumen.







                                                                                                         2
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55